Ini Alasan Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar

Darije Kalezic
Darije Kalezic (foto : Ileague)

MAKASSAR, Inibalikpapan.comPSM Makassar resmi memulai era baru dengan kembali menunjuk Darije Kalezic sebagai pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027. Bagi publik sepak bola Makassar, sosok pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu bukanlah nama baru karena pernah menukangi Juku Eja pada musim 2019.

Kembalinya Kalezic bukan tanpa alasan. Ia mengaku masih menyimpan kenangan manis bersama PSM, terutama terkait karakter permainan tim dan fanatisme suporter yang menjadi salah satu daya tarik terbesar untuk menerima tawaran kembali ke Makassar.

“Saya masih sangat ingat masa pertama kalinya menangani PSM, di mana tim memiliki identitas yang sangat kuat dan jelas,” kata Kalezic, dikutip dari laman Ileague.

Menurutnya, kebanggaan suporter PSM tidak semata ditentukan oleh hasil akhir pertandingan, tetapi juga dari cara tim bermain di lapangan.

“Para suporter juga merasa puas dan bangga jika mereka bisa melihat gaya bermain para pemain di lapangan, terlepas dari hasil akhirnya seperti apa,” lanjutnya.

Kenangan Juara Piala Indonesia

Kalezic mengaku masih mengingat euforia saat membawa PSM menjuarai Piala Indonesia 2019, gelar yang menjadi salah satu pencapaian penting dalam kariernya bersama Juku Eja.

Momen perayaan bersama pemain, staf pelatih, tim medis, dan ribuan pendukung PSM disebutnya menjadi kenangan yang membekas hingga kini.

“Momen-momen kebersamaan dan kegembiraan saat merayakan kemenangan bersama seluruh staf, tim medis, dan pemain di lapangan menjadi memori indah yang memberikan energi dan kepercayaan untuk saya kembali melatih PSM,” ujarnya.

Misi Bangkitkan Juku Eja

Kalezic datang dengan tantangan besar. Musim lalu, PSM Makassar hanya mampu mengakhiri kompetisi BRI Super League 2025/2026 di papan tengah, jauh dari persaingan perebutan gelar.

Manajemen berharap kehadiran pelatih berusia 56 tahun itu mampu mengembalikan performa tim sekaligus membawa PSM kembali bersaing di papan atas.

Target tersebut bukan tanpa alasan. PSM terakhir kali merasakan gelar juara Liga Indonesia pada musim 2022/2023, sehingga ekspektasi suporter agar Juku Eja kembali menjadi penantang utama musim ini cukup tinggi.

Dengan pengalaman sebelumnya bersama PSM dan pemahamannya terhadap karakter sepak bola Makassar, Kalezic diharapkan mampu membangun kembali identitas permainan yang agresif sekaligus mengantarkan Juku Eja kembali ke jalur juara.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses