Persebaya dan Persib Mulai Latihan Pramusim, Bernardo Tavares Waspadai Cedera, Igor Tolic Fokus Bentuk Chemistry
SURABAYA, Inibalikpapan.com – Dua kandidat kuat juara Liga Super Indonesia 2026/2027, Persebaya Surabaya dan Persib Bandung, resmi memulai persiapan pramusim. Meski sama-sama menggelar latihan perdana pada Sabtu (11/7/2026), kedua tim memiliki fokus yang berbeda dalam membangun kekuatan jelang musim baru.
Persebaya lebih mengutamakan pemulihan kondisi fisik para pemain, terutama legiun asing yang baru tiba di Indonesia. Sementara Persib mulai membangun chemistry di bawah pelatih baru Igor Tolic sambil mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026.
Persebaya Prioritaskan Kebugaran, Jetlag Jadi Kendala
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengungkapkan sejumlah pemain asing masih mengalami jetlag akibat perjalanan panjang menuju Surabaya. Kondisi tersebut membuat tim pelatih memilih tidak memaksakan latihan dengan intensitas tinggi.
“Yang saya rasakan adalah banyak pemain yang memiliki masalah dengan jetlag sehingga mereka tidak tidur dengan nyenyak. Jadi kami juga mengalami kesulitan ini karena kami tidak bisa menuntut terlalu banyak dari mereka di tempat latihan,” kata pelatih asal Portugal tersebut, dikutip dari laman ileague.
Menurut Tavares, memaksakan pemain berlatih maksimal saat kondisi tubuh belum pulih justru meningkatkan risiko cedera.
“Jika mereka tidak tidur nyenyak lalu mereka memberikan 100 persen saat latihan, kemungkinan cedera sangat tinggi. Jadi kami perlu memperhatikan hal ini.”
Selain faktor jetlag, beberapa pemain juga masih menjalani proses pemulihan setelah menutup musim lalu dengan cedera. Karena itu, Persebaya terus berkoordinasi dengan tim medis sebelum meningkatkan intensitas latihan.
“Beberapa pemain mengakhiri musim lalu dengan beberapa masalah cedera, jadi kami mencoba mengevaluasi dengan departemen medis kami.”
Persebaya akan langsung menghadapi jadwal padat, diawali Anniversary Game melawan PSIS Semarang sebelum tampil pada turnamen pramusim.
Bagi Tavares, target utama selama pramusim bukan hanya meningkatkan kebugaran maupun mematangkan taktik, tetapi memastikan seluruh pemain memasuki kompetisi dalam kondisi bugar.
“Target kami pada pramusim adalah tidak ada pemain yang mengalami cedera saat latihan.”
Persib Bangun Chemistry di Era Igor Tolic
Di Bandung, Persib memulai latihan perdana di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di bawah arahan pelatih baru Igor Tolic.
Pelatih asal Kroasia itu didampingi Zlatko Runje, Achmad Jufriyanto, dan pelatih fisik Karlo Reinholz.
Sebanyak 21 pemain mengikuti sesi latihan pertama, termasuk tiga pemain Akademi Persib. Tiga rekrutan anyar, yakni Balsa Sekulic, Luka Menalo, dan Gabriel Mutombo, juga sudah bergabung bersama skuad.
Selain itu, sejumlah pemain yang musim lalu menjalani masa peminjaman, seperti Hamra Hehanussa, Henhen Herdiana, Adzikry Fadlillah, dan Ikhwal Tanamal, ikut mengikuti latihan.
“Ini adalah latihan perdana. Fokusnya pengenalan serta penjelasan mengenai prinsip permainan yang akan kami terapkan. Setelah itu pemain menjalani materi latihan fisik,” ujar Tolic.
Persib Kehilangan Sejumlah Pemain Timnas
Persib belum diperkuat sejumlah pemain inti karena masih menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia untuk menghadapi ASEAN Championship 2026.
Mereka adalah Marc Klok, Beckham Putra, Thom Haye, Eliano Reijnders, Sandy Walsh, dan Ragnar Oratmangoen.
Meski demikian, Tolic menegaskan tim harus segera membangun kekompakan karena Piala Presiden 2026 akan dimulai pada 25 Juli mendatang.
“Kami harus bersiap untuk Piala Presiden pada tanggal 25. Kami akan bekerja sepanjang pekan ini dan pekan depan agar para pemain mulai saling mengenal.”
Selain membangun chemistry, latihan pramusim juga menjadi ajang evaluasi bagi Tolic untuk menentukan komposisi skuad.
Ia membuka peluang melepas beberapa pemain dengan status pinjaman apabila dinilai membutuhkan menit bermain lebih banyak.
“Ada banyak pemain bagus. Kami akan mencoba mencarikan solusi terbaik untuk mereka. Sekarang kami memiliki lebih banyak pemain di sesi latihan dan semuanya terus membantu tim.”
editor : Abraham Johan
BACA JUGA
