Seragam Gratis Mulai Didistribusikan, Disdikbud Targetkan Seluruh Siswa Terima Pekan Ini

Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan mulai mendistribusikan bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027. 

Penyaluran ke sekolah-sekolah dimulai pada Senin (13/7/2026), dengan target seluruh siswa penerima sudah mendapatkan seragam pada 15 hingga 17 Juli 2026.

Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan proses distribusi dilakukan secara bertahap agar penyaluran berjalan tertib dan seluruh sekolah dapat menerima seragam sesuai jadwal.

“Distribusi ke sekolah dimulai tanggal 13 Juli. Mudah-mudahan pada tanggal 15 sampai 17 Juli seluruh seragam sudah bisa diterima oleh siswa,” ujar Irfan, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, pengadaan bantuan seragam telah dipersiapkan sejak awal tahun sehingga proses distribusi dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami sengaja menyiapkan proses pengadaan lebih awal. Tujuannya agar siswa tidak perlu menunggu terlalu lama setelah masuk sekolah untuk menerima seragam gratis dari pemerintah,” katanya.

Menurut Irfan, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran orang tua pada awal tahun ajaran.

“Kami ingin anak-anak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan nyaman sejak awal. Orang tua juga tidak perlu terburu-buru membeli seragam karena pemerintah sudah menyiapkannya,” jelasnya.

Tiga Stel Seragam

Ia mengatakan setiap siswa SD dan SMP akan menerima tiga stel seragam, yakni seragam nasional, seragam batik khas Balikpapan, dan seragam Pramuka. Sementara peserta didik PAUD juga tetap memperoleh bantuan seragam sesuai ketentuan program.

“Untuk jenjang SD kami memberikan seragam putih-merah, sedangkan SMP mendapatkan putih-biru. Selain itu ada seragam batik khas Balikpapan dan seragam Pramuka yang juga menjadi bagian dari bantuan,” ujarnya.

Irfan mengungkapkan jumlah seragam yang disediakan tahun ini meningkat sekitar dua hingga lima persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penambahan dilakukan untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah peserta didik baru dan bertambahnya daya tampung sekolah.

“Jumlahnya memang kami tambah karena kapasitas sekolah juga meningkat. Kami sudah menghitung kebutuhan masing-masing sekolah agar seluruh siswa yang menjadi sasaran tetap memperoleh bantuan,” katanya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar.

“Anggaran ini merupakan investasi pemerintah di bidang pendidikan. Kami berharap manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam mengurangi beban biaya saat memasuki tahun ajaran baru,” tutur Irfan.

Perluas Daya Tampung

Selain program seragam gratis, Disdikbud Balikpapan juga melanjutkan kerja sama dengan 15 SMP swasta melalui bantuan uang pangkal dan biaya SPP. Program tersebut didukung anggaran sekitar Rp3 miliar hingga Rp4 miliar setiap tahun.

“Kerja sama dengan sekolah swasta tetap kami lanjutkan. Ini bagian dari upaya pemerintah memperluas daya tampung pendidikan sehingga semakin banyak anak yang bisa memperoleh layanan pendidikan yang layak,” katanya.

Irfan berharap seluruh proses distribusi berjalan sesuai jadwal sehingga tidak ada siswa yang terlambat menerima bantuan.

“Harapan kami seluruh sekolah dapat segera menyalurkan seragam kepada siswa. Kami ingin pada pekan pertama sekolah, anak-anak sudah bisa mengenakan seragam yang disediakan pemerintah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh sekolah untuk ikut mengawasi proses pembagian agar bantuan benar-benar diterima oleh siswa yang berhak.

“Kami meminta seluruh sekolah berkoordinasi dengan baik selama proses distribusi. Jika ada kendala, segera disampaikan agar bisa langsung kami tindak lanjuti. Target kami sederhana, seluruh siswa menerima haknya tepat waktu dan bisa belajar dengan nyaman sejak hari pertama sekolah,” pungkas Irfan.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Penulis : Dani

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses