Elpiji

Pertamina Kalimantan Siagakan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg

BALIKPAPAN, Inibalikpapan – Untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan LPG rumah tangga pada Natal dan Tahun Baru, Pertamina Kalimantan menambah stok hingga 7% dari rata-rata normal bulanan sekitar 1.595 metrik ton dari konsumsi normal bulanan yaitu 1.492 metrik ton.

Penambahan penyaluran LPG 3 kg telah dilakukan sejak minggu kedua Desember dengan penambahan fakultatif untuk wilayah Kalimantan sebanyak 2.351 metrik ton (783.600 tabung). Telah disalurkan ke 234 agen and 10.173 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan. Untuk wilayah Kaltim penambahan fakultatif sebanyak 459 metrik ton (153.040 tabung)

Selain penambahan penyaluran, Pertamina juga menyiapkan agen dan pangkalan siaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan LPG 3 kg. Sebanyak 234 Agen dan 951 Pangkalan disiagakan diseluruh wilayah Kalimantan. Tidak hanya agen dan pangkalan LPG 3 kg saja, untuk LPG non subsidi Pertamina juga menyiapkan 64 Agen siaga dan 276 pangkalan LPG non subsidi.

Pertamina berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait langkah pengamanan terhadap pelaksanaan pendistribusian BBM terutama pada titik yang dapat mengakibatkan kemacetan. Tidak hanya kepolisian, koordinasi juga dilakukan DLLJAR dan Badan Geologi untuk antisipasi kendala daerah rawan macet dan longsor, perbaikan jalan, area keluar/masuk lokasi TBBM, serta Bank persepsi untuk memperlancar proses keuangan khusunya di saat hari libur

Dalam memastikan lancarnya distribusi dan pelayanan Pertamina baik BBM, LPG dan avtur, diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat. Apabila menemukan adanya kendala dan hambatan distribusi yang terjadi di lapangan, dapat disampaikan melalui contact Pertamina yaitu 135 atau melalui email ke pcc@pertamina.com dan telpon ke contact center Satgas MOR VI (0542) 7524567/4313.

Baca juga ini :  Gugatan KIPP Ditolak MK, Agus Amri : Jumat Ini Penetapan Wali Kota Terpilih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.