Prakiraan Cuaca Kaltim Kamis 13 Agustus 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Suhu hingga 33 Derajat

Kota Balikpapan /Jo/IST
Kota Balikpapan (foto : Inibalikpapan)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Prakiraan cuaca Kalimantan Timur (Kaltim) Kamis, 13 Agustus 2026, berdasarkan laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mayoritas wilayah diprediksi berawan dengan suhu berkisar 23–33 derajat Celsius.

Data prakiraan cuaca Provinsi Kaltim di laman BMKG menunjukkan sejumlah daerah seperti Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Penajam Paser Utara didominasi kondisi berawan.

Prakiraan Cuaca

Berikut prakiraan cuaca sejumlah wilayah Kaltim:

  • Samarinda: berawan, suhu sekitar 24–33°C.
  • Balikpapan: berawan, suhu sekitar 24–32°C.
  • Bontang: berawan, suhu sekitar 24–32°C.
  • Kutai Kartanegara: berawan, suhu sekitar 24–33°C.
  • Kutai Timur: berawan, suhu sekitar 23–31°C.
  • Kutai Barat: berawan, suhu sekitar 23–32°C.
  • Berau: cerah berawan hingga berawan, suhu sekitar 23–32°C.
  • Penajam Paser Utara: berawan, suhu sekitar 23–31°C.
  • Paser: berawan hingga cerah berawan, dengan suhu sekitar 24–32°C.
  • Mahakam Ulu: berawan, dengan suhu sekitar 23–32°C.

Data BMKG juga menunjukkan kelembapan udara di sejumlah wilayah Kaltim masih cukup tinggi, sehingga perubahan kondisi cuaca tetap perlu diantisipasi.

Waspada Cuaca dan Kondisi Kering

Prakiraan tersebut perlu dibaca bersamaan dengan kondisi iklim Kaltim yang berada dalam periode kemarau. BMKG sebelumnya menyebut kondisi kering masih berlanjut pada awal hingga pertengahan Agustus 2026, di tengah menguatnya fenomena El Niño. Kondisi ini meningkatkan risiko kekeringan meteorologis dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Karena itu, masyarakat tetap disarankan memantau pembaruan prakiraan cuaca BMKG, khususnya bagi warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan, petani, nelayan, maupun pengguna transportasi darat dan laut.

Catatan: prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan dinamika atmosfer. Untuk informasi per kecamatan dan pembaruan terbaru, masyarakat dapat memantau laman resmi BMKG.

Penulis : Abraham Johan

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses