Prakiraan Cuaca Kaltim Sabtu 29 Agustus 2026: Kemarau Masih Dominan, Hujan Lokal Berpeluang Muncul

Kota Balikpapan /Jo/IST
Kota Balikpapan (foto : Inibalikpapan)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Cuaca di Kalimantan Timur pada Sabtu, 29 Agustus 2026, masih didominasi kondisi kering seiring puncak musim kemarau. Namun, sejumlah wilayah tetap berpeluang mengalami hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang.

Berdasarkan prakiraan dan analisis terbaru BMKG, potensi pertumbuhan awan hujan di Kaltim menurun pada periode 28–31 Agustus. Kondisi ini membuat sebagian besar wilayah Kaltim diprakirakan relatif kering.

Meski demikian, BMKG masih mencatat adanya peluang pertumbuhan awan hujan secara lokal, terutama karena dinamika atmosfer di sekitar Kalimantan dan Selat Makassar. Hujan yang terjadi diperkirakan bersifat sporadis dan berdurasi relatif singkat.

Cuaca Kaltim Sabtu 29 Agustus

Secara umum, kondisi cuaca Kaltim pada Sabtu diprakirakan cerah hingga cerah berawan, dengan potensi hujan lokal di sejumlah daerah.

Beberapa wilayah yang perlu tetap mewaspadai perubahan cuaca antara lain:

  • Samarinda: cerah berawan, peluang hujan lokal.
  • Balikpapan: cerah berawan hingga berawan, potensi hujan lokal.
  • Bontang: cerah berawan, peluang hujan lokal.
  • Kutai Kartanegara: cerah hingga cerah berawan.
  • Kutai Timur: cerah berawan, dengan peluang hujan lokal.
  • Berau: cerah hingga cerah berawan, potensi hujan lokal.
  • Kutai Barat: cenderung cerah berawan, peluang hujan lokal.
  • Mahakam Ulu: berpotensi mengalami pertumbuhan awan dan hujan lokal.
  • Paser: dominan cerah dan kering.
  • Penajam Paser Utara: cerah berawan, peluang hujan lokal.
  • IKN: cerah berawan dengan peluang hujan lokal.

BMKG juga mengingatkan bahwa meskipun hujan masih mungkin terjadi secara lokal, kondisi kemarau tetap menjadi perhatian. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah Kaltim mengalami hari tanpa hujan yang cukup panjang, terutama Kutai Barat dan Paser yang tercatat mencapai 28 hari berturut-turut.

Suhu Kaltim Masih Panas

Kondisi langit yang relatif minim tutupan awan dapat meningkatkan pemanasan permukaan pada siang hari. BMKG mencatat suhu maksimum di Kaltim pada periode 23–26 Agustus bahkan telah mencapai lebih dari 36 derajat Celsius.

Masyarakat disarankan meningkatkan konsumsi air, membatasi aktivitas berat di bawah terik matahari, serta mewaspadai potensi kebakaran lahan.

Kondisi kering juga menjadi perhatian serius karena risiko karhutla masih tinggi. BMKG mencatat peningkatan titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kaltim dari 30 menjadi 63 titik pada 25 Agustus.

Waspadai Karhutla

BMKG mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama di kawasan gambut, semak belukar dan hutan yang mudah terbakar.

Untuk informasi yang lebih spesifik dan pembaruan per wilayah, masyarakat dapat memantau prakiraan cuaca resmi BMKG untuk Kalimantan Timur serta informasi dari Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda.

Penulis : Abraham Johan

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses