Profil Timnas Turki di Piala Dunia 2026: ‘The Crescent-Stars’ Kembali Usai 24 Tahun Absen, Montella Bawa Harapan Baru
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Timnas Turki akhirnya memastikan tiket ke Piala Dunia FIFA 2026 setelah penantian panjang selama 24 tahun. Kepastian itu didapat usai kemenangan di babak play-off, yang disambut dengan gelombang euforia oleh para pemain dan pendukung.
Turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi penampilan ketiga Turki di ajang sepak bola terbesar dunia, setelah sebelumnya tampil pada 1954 dan mencetak sejarah dengan finis di posisi ketiga pada 2002.
Era Vincenzo Montella
Turki kini berada di bawah arahan pelatih asal Italia, Vincenzo Montella, yang ditunjuk pada September 2023. Mantan penyerang timnas Italia itu membawa pengalaman panjang, baik sebagai pemain maupun pelatih di level elite Eropa.
Montella sebelumnya melatih klub-klub besar seperti AC Milan, Fiorentina, dan Sevilla, sebelum sukses bersama Adana Demirspor dan dipercaya menukangi Turki.
“Saya merasa seperti orang Turki dan berpikir seperti orang Turki,” ujar Montella, yang kini mendapat kepercayaan penuh dari publik.
Jadwal Turki di Piala Dunia 2026
Turki akan menghadapi lawan-lawan berat di fase grup:
- 14 Juni: Australia vs Turki (Vancouver)
- 20 Juni: Turki vs Paraguay (San Francisco)
- 26 Juni: Turki vs Amerika Serikat (Los Angeles)
Lolos Lewat Jalur Play-off
Turki finis sebagai runner-up grup kualifikasi di bawah Spanyol dengan catatan empat kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.
Meski sempat kalah telak 0-6 dari Spanyol, Turki menunjukkan ketajaman dengan mencetak 17 gol. Namun, lini pertahanan menjadi catatan karena kebobolan 12 gol.
Di fase play-off, Montella melakukan perubahan taktik yang terbukti efektif. Turki menang tipis 1-0 atas Rumania dan Kosovo untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia.
Nama-nama seperti Arda Guler dan Kenan Yildiz menjadi sorotan, didukung peran penting Ferdi Kadioglu dan Orkun Kokcu.
Kilas Balik Kejayaan 2002
Prestasi terbaik Turki terjadi pada Piala Dunia 2002 di Korea/Jepang. Saat itu, mereka finis di posisi ketiga setelah mengalahkan tuan rumah Korea Selatan.
Perjalanan Turki diwarnai kemenangan dramatis, termasuk golden goal Ilhan Mansiz di perempat final serta gol cepat legendaris Hakan Sukur yang tercipta hanya dalam 11 detik—rekor tercepat sepanjang sejarah Piala Dunia.
Rekam Jejak Turki di Piala Dunia
- Penampilan: 3 (1954, 2002, 2026)
- Prestasi terbaik: Peringkat ketiga (2002)
- Rekor: 10 laga, 5 menang, 1 imbang, 4 kalah
Target di Piala Dunia 2026
Kembalinya Turki ke Piala Dunia membuka peluang untuk mengulang kejayaan masa lalu. Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan pengalaman pelatih Montella, Turki berpotensi menjadi kuda hitam di turnamen 2026.
Setelah dua dekade absen, publik kini menanti apakah Turki mampu kembali menciptakan kejutan di panggung dunia.
Skuad Timnas Turki
Penjaga Gawang
- Mert Günok — Beşiktaş (Turki)
- Altay Bayındır — Manchester United (Inggris)
- Muhammed Şengezer — İstanbul Başakşehir (Turki)
- Uğurcan Çakır — Galatasaray (Turki)
- Ersin Destanoğlu — Beşiktaş (Turki)
Pemain Bertahan
- Zeki Çelik — AS Roma (Italia)
- Eren Elmalı — Galatasaray (Turki)
- Ahmetcan Kaplan — Ajax Amsterdam (Belanda)
- Çağlar Söyüncü — Fenerbahçe (Turki)
- Abdülkerim Bardakcı — Galatasaray (Turki)
- Ozan Kabak — Hoffenheim (Jerman)
- Mert Müldür — Fenerbahçe (Turki)
- Merih Demiral — Al Ahli (Arab Saudi)
- Samet Akaydın — Panathinaikos (Yunani)
- Yusuf Akçiçek — Al Hilal (Arab Saudi)
- Ferdi Kadıoğlu — Brighton & Hove Albion (Inggris)
- Mustafa Eskihellaç — Trabzonspor (Turki)
Gelandang
- Salih Özcan — Borussia Dortmund (Jerman)
- İsmail Yüksek — Fenerbahçe (Turki)
- Orkun Kökçü — Beşiktaş (Turki)
- Hakan Çalhanoğlu — Inter Milan (Italia)
- İrfan Can Kahveci — Kasımpaşa (Turki)
- Atakan Karazor — VfB Stuttgart (Jerman)
- Can Uzun — Eintracht Frankfurt (Jerman)
- Demir Ege Tıknaz — Sporting Braga (Portugal)
Penyerang
- Kerem Aktürkoğlu — Fenerbahçe (Turki)
- Yusuf Sarı — İstanbul Başakşehir (Turki)
- Arda Güler — Real Madrid (Spanyol)
- Barış Alper Yılmaz — Galatasaray (Turki)
- Kenan Yıldız — Juventus (Italia)
- Deniz Gül — FC Porto (Portugal)
- Yunus Akgün — Galatasaray (Turki)
- Aral Şimşir — FC Midtjylland (Denmark)
- Oğuz Aydın — Fenerbahçe (Turki)
Sumber : FIFA / Transmarkt
BACA JUGA
