PSM Makassar Terancam Zona Merah Usai Takluk dari Bali United, Juku Eja Kini Hanya Terpaut 4 Poin dari Degradasi
GIANYAR, Inibalikpapan.com — Sinyal bahaya kini mengitari raksasa Sulawesi Selatan, PSM Makassar. Berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Senin (27/4/2026) petang, tim berjuluk Juku Eja dipaksa menyerah dengan skor 0-2 oleh tuan rumah Bali United pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026.
Kekalahan ke-24 musim ini membuat posisi PSM Makassar semakin rawan. Dengan koleksi poin yang stagnan, mereka kini hanya berjarak 4 poin dari Madura United FC yang menghuni zona degradasi.
Petaka Menit Awal dan Dominasi Serdadu Tridatu
Nasib sial PSM Makassar dimulai sejak peluit pembuka dibunyikan. Baru berjalan empat menit, Juku Eja harus kehilangan palang pintu sekaligus kapten tim asal Cape Verde yang terpaksa keluar lapangan lebih awal.
Kehilangan pilar pertahanan ini dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuh Stefano Cugurra. Pada menit ke-17, penyerang asal Kosta Rika, Diego Campos, sukses membuka keunggulan Bali United setelah memanfaatkan assist matang dari Rahmat Arjuna.
PSM mencoba bangkit, namun rapatnya barisan pertahanan Laskar Tridatu membuat serangan Juku Eja selalu kandas. Kemenangan Bali United akhirnya dikunci pada menit ke-79 melalui gol Irfan Jaya yang menerima umpan manis dari gelandang Jepang, Teppei Yachida.
Papan Bawah Was-was
Bagi Bali United, tambahan tiga poin ini sangat krusial. Mereka meroket ke peringkat ke-7 klasemen dengan 45 poin, hanya berselisih 2 angka dari Bhayangkara FC yang menempati posisi ke-4. Peluang untuk menembus empat besar di akhir musim kini terbuka lebar.
Sebaliknya, bagi PSM Makassar, empat laga tersisa musim ini akan menjadi “final” yang sesungguhnya. Berada di peringkat ke-14 dari 30 pertandingan, skuat asuhan Bernardo Tavares wajib segera berbenah jika tidak ingin terlempar ke kasta kedua musim depan.
BACA JUGA
