Balikpapan Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Wali Kota: Bukti Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Kota Balikpapan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dan regional dengan meraih dua penghargaan strategis yang menegaskan keberhasilan tata kelola pemerintahan serta pembangunan sumber daya manusia.

Penghargaan pertama diraih pada ajang Nasional Governance Awards yang diselenggarakan Metro TV di Jakarta, di mana Balikpapan dinobatkan sebagai kota terbaik dalam upaya pengentasan kemiskinan pada kategori Economic Growth. 

Sementara itu, penghargaan kedua datang dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menempatkan Balikpapan dalam jajaran Top 10 Indeks Kualitas ASN tertinggi untuk wilayah Indonesia Tengah.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah berkontribusi.

“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian bersama. Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Balikpapan serta seluruh masyarakat. Keberhasilan ini bukan hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari kerja keras, kolaborasi, dan sinergi kita semua,” ujar Wali Kota, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa arah pembangunan Balikpapan berada pada jalur yang tepat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas birokrasi pemerintahan.

Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Dalam aspek pengentasan kemiskinan, Balikpapan dinilai berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, penguatan sektor usaha, serta kebijakan sosial yang adaptif. 

Di sisi lain, kualitas aparatur sipil negara yang terus meningkat menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam membangun birokrasi profesional, responsif, dan berorientasi pelayanan publik.

Wali Kota menegaskan, prestasi ini juga berkaitan erat dengan keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah yang efektif di Kota Minyak. Otonomi daerah, kata dia, bukan sekadar kewenangan administratif, tetapi momentum menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berdampak langsung bagi warga.

“Penghargaan ini harus menjadi motivasi yang lebih besar bagi kita semua untuk terus bekerja lebih baik, menghadirkan pelayanan terbaik, serta menjadikan Balikpapan semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan agar tidak cepat berpuas diri, melainkan terus memperkuat inovasi dan menjaga integritas dalam setiap program pembangunan.

Dengan capaian tersebut, Balikpapan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah percontohan dalam tata kelola pemerintahan modern di Indonesia, sekaligus memperlihatkan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan fondasi utama menuju kemajuan berkelanjutan.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses