RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda

RSUD AWS Samarinda Telah Tangani 2.595 Pasien Covid-19

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Sejak hari Maret 2020, rumah sakit umum daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda telah menangani sebanyak 2.595 pasien terkonfirmasi positif covid-19.

“Mulai Maret tahun lalu sampai pertengahan Januari 2021, total pasien Covid-19 yang ditangani RSUD AWS sebanyak 2.595 pasien,” ujar Direktur RSUD AWS Samarinda dilansir dari akun resmi instagram Pemerintah Provinsi Kaltim.

Dia mengatakan, dari jumlah itu sebanyak 250 pasien meninggal dunia, yakni 81 orang dengan gejala atau suspek, terkonfirmasi 118 orang dan meninggal negatif Covid-19 sebanyak 32 orang.

Sedangkan tim medis sebanyak12 SDM/KSM, melakukan pelayanan langsung. Serta KSM Paru 4 orang, KSM Anestesi 10 orang. KSM Penyakit Dalam 7 orang. KSM Anak 10 orang, KSM Obgyn 8 orang.

Kemudian KSM Jantung 3 orang, KSM Patologi Klinik 2 orang, KSM Forensik 2 orang. Spesialis KFR 1orang, Spesialis KJ 1 orang. Dokter Umum 30 orang, sehinga total 78 orang.

Kemudian jumlah perawat pelayanan/penanganan Covid-19 di RSUD AWS 394 orang, terdiri ruang Tulip 46 orang. Seruni 39. Flamboyan 39, Lily 17, Mawar VK 15, IGD 53, AGD 8, IBS 100. Anastesi 26 dan Hemodialisa 6 orang, serta Skrining (Poliklinik) 45 orang.

“Sementara total perawat yang kami dimiliki ada 900 orang, ditambah 150 bidan sehingga total 1.050 orang,” ujarnya

Adapun jumlah ruangan penanganan Covid-19, lanjut David, ada 73 ruangan terdiri TT (tempat tidur) Isolasi 53, ICU Isolasi 7 TT, IGD Covid 8 TT dan kasus bayi-anak 5 TT.

“Kami ada rencana penambahan ruangan untuk 50 TT Isolasi dan 30 TT ICU,”  ujarnya

Comments

comments

About glen

Check Also

Rizal: BSCC DOME Lokasi Penyuntikan Vaksin, Yakin Seminggu Selesai

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan saat ini tengah mempersiapkan rencana pemberian vaksin covid-19 tahap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.