Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 saat menggelar Konfrensi pers

Sudah 100 Tenaga Medis, 20 Balita dan 3 Ibu Hamil Positif Covid-19 di Balikpapan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengungkapkan, penularan kasus positif covid-19 cukup tinggi. Bahkan angkanya kini mencapai 1.293 kasus karena ada penambahan 58 kasus positif baru hari ini.

“Sekarang sudah 100 tenaga medis terpapar, 3 ibu hamil, 20 balita kena,” ujarnya disela-sela rapat Koordinasi Pemerintah Kota Balikpapan, Gugus Tugas dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) , Sabtu (22/08).

Dia mengatakan, jika ibu hamil terpapar covid-19 akan sangat beresiko, begitupun anak balita . Termasuk harus menyiapkan ruang khusus bersalin. “Mari lindungi anak balita. Sangat sulit tolong Ibu hamil karena menyelamatkan dua nyawa,” ujarnya.

Menurut dia, sebelumnya justru banyak pekerja dari luar daerah yang terpapar covid-19. Namun kini justru warga Kota Balikpapan. Karena penularannya atau transmisi lokal semakin masif terjadi karena tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Waktu pembukaan bandar Mei dari luar Balikpapan tapi sekarang KTP Balikpapan, pekerjaan awalnya migas tapi sekarang pekerja swasta terjadi penularan lokal di balikpapan, Ada yang dirawat, isolasi dan meninggal,” ujarnya

Pihaknya pun telah meminta semua rumah sakit untuk menambah ruang perawatan isolasi khusus pasien covid-19. “Kami minta semua rumah sakit buka sebanyak-banyaknya ruangan perawatan Covid. Tapi tidak cukup,” ujarnya.

Wanita yang biasa disapa Dokter Dio itu pun kembali mengingatkan, masyarakat harus tetap waspada jika mengalami beberapa gejala covid-19. “Gejala baru harus diwaspadai, kehilangan penciuman, gangguan pencernaan,” ujarnya.

Comments

comments

Baca juga ini :  Kejuaraan Grasstrack Tingkat Nasional Digelar di Perbatasan Nunukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.