Konfrensi Pers Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan

Terpapar Covid-19, Anggota PPK Balikpapan Meninggal

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang baru bertugas pada Pilkada Balikpapan meninggal dunia karena terpapar covid-19. Pasien covid dari PPK balikpapan Kota ini meninggal sekitar pukul 19.00 Wita, Senin (21/12/2020).

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty. Pasien laki-laki berusia 48 tahun. “Meninggal di RSUD Beriman Balikpapan pukul 19.00 Wita AF laki-laki usia 48 tahun,” katanya di grup media peliputan covid, Senin malam.

Sejauh ini belum dapat dikatakan terjadi kluster pilkada. Karena itu pihaknya terus melakukan pemantauan.

“Kita baru menemukan 2 kasus di kelurahan yang sama Prapatan. Almarhum dan ada 1 lagi.
Masih terus kita pantau apakah ini kluster Pilkada atau bukan, ” ujarnya.

Sebelumnya pada pekan kemarin, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Rizal Effendi menuturkan, satu Panitia Pemilihan Kecamatan dan satu Panitia Pemungutan Suara (PPS) positif covid-19. Keduanya mulai mengalami gejala sehari setelah pemungutan suara pada 10 Desember 2020.

“Ada 2 kasus yang kita wasapadai karena dia petugas PPK dan PPS dia mulai mengalami gejala katanya tanggal 10 Desember satu hari setelah pilkada,” ujar Rizal dalam konfrensi pers, Kamis (17/12) petang.

Menurut Rizal, keduanya bertugas bersama dalam satu TPS di Kecamatan Balikpapan Kota. Sehingga perlu diwaspadai. “Ini yang perlu kita wasapadai apakah ini mulai muncul dari bertugas di pilkada, ada 2 kasus,” ujarnya..

Dia mengungkapkan, setelah melaporkan mengalami gejala covid-19, kemudian dilakukan swab test hasilnya positif. ” Tanggal 10 dia lapor ada gejala, jadi statusnya suspek dilakukan swab ternyata positif,” ujarnya

 “Sudah ditempatkan dirawat di rumah sakit. Satu perempuan, satu laki-laki. Dirawat di rumah sakit yang berbeda,”

Baca juga ini :  Wali Kota Sudah Surati Gubernur Terkait Lahan eks Puskib

Rizal menambahkan, kedua petugas tersebut, sebelum pemungutan suara mengikuti rapid test dan hasilnya non reaktif. “Dia di rapid test non reaktif, karena kalau reaktif swab dan kalau swab positif tidak bertugas,” katanya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.