Garda Terdepan Ketahanan Pangan, Polri Perkuat Sinergi dengan Masyarakat 

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan di berbagai daerah, termasuk di wilayah Balikpapan Timur, Kalimantan Timur.

Tidak hanya menjadi isu ekonomi, ketahanan pangan kini dipandang sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas.

Kapolsek Balikpapan Timur, AKP Muhamad Chusen menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program pemerintah di sektor pangan.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak sekadar tentang ketersediaan bahan makanan, melainkan juga menyangkut akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, berkelanjutan, dan terjangkau. Karena itu, Polri melalui jajaran Bhabinkamtibmas aktif turun ke lapangan untuk mendorong pemanfaatan lahan produktif di tengah masyarakat.

“Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, serta masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan yang ada. Ini bagian dari dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhamad Chusen, Minggu (7/6/2026).

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pendampingan kepada para petani serta mendorong pemanfaatan lahan tidur agar dapat diolah menjadi lahan produktif. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga turut memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat agar lebih aktif dalam kegiatan pertanian skala rumah tangga maupun kelompok.

Di wilayah Kelurahan Lamaru, misalnya, sejumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat terus dilakukan dengan mengedepankan semangat gotong royong. Kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah setempat, dan warga dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan dari tingkat paling dasar, yakni keluarga dan komunitas.

Produksi Pangan Lokal

AKP Muhamad Chusen menambahkan, penguatan ketahanan pangan juga memiliki dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Dengan meningkatnya produksi pangan lokal, ketergantungan terhadap pasokan luar daerah dapat dikurangi, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan warga.

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Ketika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, maka stabilitas keamanan dan ekonomi juga akan lebih terjaga,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan. Polri, kata dia, akan terus hadir sebagai penggerak dan pendamping masyarakat di lapangan.

Melalui semangat kebersamaan, dari lahan pertanian sederhana hingga kebun-kebun warga, upaya membangun kemandirian pangan terus digelorakan. Harapannya, langkah ini dapat menjadi kontribusi nyata menuju Indonesia yang lebih mandiri, kuat, dan sejahtera.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses