Rescue team SAR Balikpapan dalam Latihan Skala Besar Total E&P Indonesie di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (6/9) melakukan skenario pertolongan korban yang terhanyut menggunakan Long Spinal Board, karena dicurigai korban cedera tulang belakang.

Total Indonesie Gelar Latihan Tanggap Darurat Skala Besar

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Total E&P Indonesie (TEPI), operator Blok Mahakam menggelar latihan berskala besar (Large Scale Exercise) menghadapi situasi darurat, pada Selasa (6/9).

Latihan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini digelar di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur dengan melibatkan sejumlah kapal laut yang dioperasikan TEPI, juga kapal milik SAR Balikpapan. Berbagai pemangku kepentingan TEPI juga dilibatkan, seperti dari Ditjen Migas, SKKMigas, Lanal Balikpapan, Polair Polda Kaltim, KSOP Balikpapan, hingga media.

Hardy Pramono, President & General Manager TEPI mengatakan latihan skala besar seperti ini rutin diadakan untuk menguji kesiapan dan reaksi TEPI dalam menangani keadaan darurat.” Selain juga untuk menguji kesiapan dan efektifitas komunikasi antar lini ketika menangani kedaruratan,” katanya.

Menurutnya latihan seperti ini dilakukan dengan skenario berbeda setiap tahunnya.

RIB (Rescue Inflatable Boat) SAR Balikpapan sedang mencari korban yang terhanyut di laut seperti yang diskenariokan dalam Latihan Skala Besar Total E&P Indonesie di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (6/9).
RIB (Rescue Inflatable Boat) SAR Balikpapan sedang mencari korban yang terhanyut di laut seperti yang diskenariokan dalam Latihan Skala Besar Total E&P Indonesie di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (6/9).
Kali ini diskenariokan sebuah kapal utilitas (utility boat) berawak 9 ABK yang dioperasikan TEPI mengalami kebocoran saat berlayar dari Lapangan Peciko menuju ke anjungan JM1 di Lapangan South Mahakam. Air yang masuk menyebabkan kapal miring dan membuat kargo di dek ikut miring dan kapal akhirnya terbalik karena dorongan ombak.

Lalu kapal-kapal penolong dikerahkan Divisi Logistics, Land, Sea, Air (LSA) TEPI dan SAR Balikpapan guna melakukan upaya penyelamatan.
Dalam skenario itu, dua ABK terjebak di kamar mesin dan dua lainnya hanyut dalam kondisi tak sadarkan diri. Sedangkan lima korban lainnya berhasil diselamatkan oleh perahu nelayan yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga ini :  Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Pemkot Balikpapan Justru Fokus Pengangkatan PPPK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.