Sekolah Baru di Grand City Balikpapan Mulai Dibangun Mei 2026, Tampung 12 Rombel

Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pembangunan SMP Negeri (SMPN) 29 di kawasan Grand City, Balikpapan Utara, segera memasuki tahap pengerjaan fisik. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) saat ini tengah menyelesaikan proses lelang proyek sebelum pembangunan dimulai pada Mei 2026 mendatang.


Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan proyek pembangunan SMPN 29 menjadi salah satu program strategis pemerintah daerah tahun ini untuk menambah fasilitas pendidikan di wilayah Balikpapan Utara yang terus berkembang.


“Sekarang masih tahap lelang. Sudah ada perusahaan-perusahaan yang mendaftar,” kata Irfan, Kamis (14/5/2026).


Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), sebanyak 78 perusahaan tercatat mengikuti proses tender pembangunan sekolah tersebut. Pemerintah menargetkan penetapan pemenang lelang dapat dilakukan pada awal Mei agar pekerjaan fisik segera dimulai sesuai jadwal yang telah ditentukan.


Menurut Irfan, pembangunan SMPN 29 direncanakan mulai berjalan pada 20 Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.


“Kalau sesuai jadwal, mulai dikerjakan tanggal 20 Mei,” ujarnya.


Pemkot Balikpapan menyiapkan anggaran sekitar Rp23 miliar untuk proyek tersebut. Anggaran itu tidak hanya dialokasikan untuk pembangunan SMPN 29, tetapi juga mencakup pembangunan TK Pembina di kawasan Grand City.


Sekolah baru tersebut nantinya disiapkan dengan kapasitas 12 rombongan belajar (rombel). Kehadiran SMPN 29 diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan layanan pendidikan di Balikpapan Utara yang jumlah penduduknya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.


Selama ini, sejumlah sekolah negeri di wilayah tersebut kerap mengalami keterbatasan daya tampung saat penerimaan peserta didik baru. Karena itu, pembangunan sekolah baru dinilai penting untuk mendukung pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.


Pekerjaan pembangunan nantinya meliputi dua gedung utama, yakni gedung B1 dan B2. Selain pembangunan ruang kelas, proyek juga mencakup pekerjaan struktur bangunan, arsitektur, elektrikal, dan mekanikal.


Berbagai fasilitas pendukung juga akan dibangun dalam proyek tersebut, seperti sistem drainase, lapangan, area parkir, hingga ground tank untuk menunjang kebutuhan air di lingkungan sekolah.

Disdikbud menargetkan SMPN 29 dan TK Pembina di Grand City sudah dapat digunakan untuk menerima peserta didik baru pada Tahun Ajaran 2027/2028.


Selain pembangunan sekolah di Grand City, Pemkot Balikpapan juga mulai menyiapkan rencana pembangunan sekolah terpadu di kawasan Balikpapan Islamic Center pada 2027 mendatang.


Menurut Irfan, dokumen perencanaan atau Detail Engineering Design (DED) untuk proyek tersebut telah selesai disusun. Pemerintah kini tinggal menunggu kesiapan anggaran agar pembangunan dapat segera direalisasikan.


“DED-nya sudah selesai. Mudah-mudahan nanti anggarannya tersedia supaya bisa segera dibangun,” kata Irfan.


Di kawasan Balikpapan Islamic Center nantinya juga direncanakan pembangunan SMA oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai bagian dari pengembangan kawasan pendidikan terpadu di Balikpapan.(***/Adv Diskominfo Balikpapan)

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses