Waduk Manggar Turun ke 9,5 Meter, PTMB Siapkan Embung Wain 

Dirut PTMB Balikpapan Yudhi Saharuddin

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mulai menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menyusul penurunan muka air Waduk Manggar akibat musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Direktur Utama PTMB Yudhi Saharuddin mengatakan berdasarkan pemantauan terakhir, ketinggian muka air Waduk Manggar berada di kisaran 9,5 meter. Angka tersebut menurun dari kondisi normal yang berada di sekitar 12 meter.

“Saat ini ketinggian muka air Waduk Manggar berada di kisaran 9,5 meter. Memang terjadi penurunan dibandingkan kondisi normal yang berada pada level sekitar 12 meter,” kata Yudhi, Selasa (18/8/2026).

Meski terjadi penurunan, Yudhi memastikan kondisi tersebut belum mengganggu proses pengambilan air baku. PTMB masih mampu memproduksi air sekitar 1.000 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah Kota Balikpapan.

“Namun hingga saat ini pengambilan air baku masih berjalan normal dan kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi,” ujarnya.

Menurut Yudhi, kondisi Waduk Manggar masih berada dalam batas aman. PTMB juga terus melakukan pemantauan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk mengetahui perkembangan ketinggian muka air dan memastikan ketersediaan air baku.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kalau musim kemarau berlangsung lebih panjang hingga akhir tahun, tentu ada sejumlah langkah antisipasi yang akan dilakukan agar pasokan air tetap terjaga,” jelasnya.

Pengalaman menghadapi musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya menjadi salah satu dasar PTMB dalam menyiapkan skenario pengamanan pasokan. Salah satunya dengan mengoptimalkan kapasitas sumber air yang tersedia sekaligus menyiapkan sumber alternatif.

Yudhi mengatakan kondisi Waduk Manggar saat ini juga terbantu dengan adanya pengerukan sedimentasi yang telah dilakukan sebelumnya. Langkah tersebut membuat kapasitas tampung waduk menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Jadi Langkah Strategis

Selain mengandalkan Waduk Manggar, PTMB bersama Pemerintah Kota Balikpapan juga tengah mempercepat rencana pemanfaatan Embung Wain atau Bendali Wain sebagai sumber air baku alternatif.

“Kami berharap dalam waktu dekat Embung Wain sudah bisa menjadi tambahan sumber air baku. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan air Kota Balikpapan, terutama saat menghadapi musim kemarau,” tutur Yudhi.

Pemanfaatan Embung Wain masih membutuhkan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk instansi yang berkaitan dengan kawasan kehutanan. PTMB berharap proses tersebut dapat segera diselesaikan sehingga sumber air alternatif itu bisa mendukung sistem penyediaan air bersih di Balikpapan.

Di sisi lain, PTMB juga meminta masyarakat ikut menjaga ketersediaan air selama musim kemarau. Penggunaan air secara bijak dinilai penting untuk membantu menjaga keseimbangan antara kapasitas produksi dan kebutuhan pelanggan.

“Air bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi juga warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang. Menghemat air adalah bentuk kepedulian dan cinta kepada kota ini,” kata Yudhi.

Ia menambahkan, upaya menjaga pasokan air tidak hanya menjadi tanggung jawab PTMB maupun pemerintah. Kesadaran masyarakat dalam menggunakan air juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi kemarau.

“Setiap tetes yang kita hemat hari ini adalah harapan yang tetap mengalir bagi anak cucu kita di masa depan,” pungkasnya.

PTMB memastikan pemantauan terhadap Waduk Manggar akan terus dilakukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kontinuitas pelayanan air bersih sekaligus memastikan Balikpapan memiliki alternatif sumber air apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses