Wali Kota Rahmad Mas'ud

Wali Kota : Balikpapan Pintu Masuk Kaltim, Penularan Covid-19 dari Luar Daerah

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Penularan covid-19 di Kota Balikpapan makin memprihatinkan. Bahkan angka kasus harian menembus 168 orang pada Rabu (09/02/2022) kemarin.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengungkapkan, tingginya kasus covid-19 dari pelaku perjalanan. Karena Kota Balikpapan menjadi pintu gerbang Kaltim dan daerah penyangga Ibu Kota Negara Nusantara

“Balikpapan kan pintu masuknya Kalimantan (Kaltim) yang membawa penularan itu dari luar (pelaku perjalanan),” ujarnya kepada awak media pada Kamis (10/02/2022).

Karenanya dia meminta, para pelaku perjalanan atau pendatang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). “Kita berharap masyarakat Balikpapan juga, suapaya penyebaran ini bisa kita tekan,” ujarnya

Disamping itu lanjutnya, berbagai cara juga dilakukan untuk mencegah penularan covid-19 diantaranya melalui percepatan vaksinasi. Bahkan vaksinasi di Kota Balikpapan tertinggi di Kaltim.

“Peningkatan vaksinasi, tapi alhamdulilah vaksinasi Balikpapan sudah mencapai 114 persen,” ujarnya

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap taat prokes dalam setiap kali melakukan aktifitas. Kegiatan Pemerintah Kota juga dilakukan pembatasan, seperti HUT Kota ke-125.

“Itulah yang kita sampaikan ke masyarakat apapun kegiatanya tetap prokes. Salah satunya Upacara HUT Kota dari 250-an undangan ini hanya 100-an saja,” ujarnya.

Begitupun rencana menggelar tagbliq akbar di Islamic Center terpaksa dibatalkan karena lonjakkan kasus covid-19 Kemudian diganti dengan doa bersama di Aula Pemkot Balikpapan.

“Tadinya mau di Islamic Center takutnya nanti membludak masyarakat sehingga kami melaksanakan doa bersama saja nanti besok,” ujarnya

Comments

comments

Baca juga ini :  Jumlah Event di Mall Dibatasi, Jumlah Penonton Juga Dibatasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.