129 Paguyuban Jadi Kekuatan Balikpapan Tetap Aman

Paguyuban yang ada di Balikpapan menjadi salah satu dukungan terciptanya kerukunan.(Foto:Samsul/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kota Balikpapan dikenal sebagai kota yang dihuni masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Di balik kondusivitas itu, ada peran sekitar 129 paguyuban yang selama ini menjaga kerukunan.

Pemerintah Kota Balikpapan mengajak seluruh paguyuban terus memperkuat sinergi agar pembangunan dan investasi berjalan semakin baik.

Keberagaman masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama Kota Balikpapan. Ratusan paguyuban yang mewadahi berbagai suku dan budaya dinilai berperan menjaga suasana kota tetap aman, damai, dan kondusif.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, saat menghadiri silaturahmi bersama Forum Komunikasi Paguyuban Balikpapan (FKPB) dan tokoh paguyuban di Rumah Makan Cak Tris, Minggu (28/6/2026).

Menurut Bagus, keberadaan sekitar 129 paguyuban dari berbagai daerah, mulai Aceh hingga Papua serta Pulau Rote hingga Pulau Nias, menjadi bukti bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan ketika dibangun dengan semangat saling menghormati.

“Selama ini Kota Balikpapan tetap kondusif dan terhindar dari konflik sosial. Kondisi ini tidak lepas dari semangat guyub rukun seluruh paguyuban yang ada di Balikpapan. Atas nama Pemerintah Kota, kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan,” ujarnya.

Dorong Investasi dan Kenyamanan Warga

Bagus menilai kerukunan masyarakat bukan hanya penting untuk menjaga persatuan, tetapi juga menjadi modal bagi keberlanjutan pembangunan kota.

Lingkungan yang aman dan harmonis dinilai mampu menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang tinggal maupun bekerja di Balikpapan.

Karena itu, budaya silaturahmi antarpaguyuban diharapkan terus dipertahankan sebagai bagian dari kekuatan sosial Kota Beriman.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga memperkenalkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Balikpapan, mulai dari penanganan banjir, layanan BPJS Kesehatan gratis, pemberian seragam sekolah gratis, pembebasan biaya pendidikan di 15 SMP swasta hingga penyediaan beasiswa bagi masyarakat.

Ia berharap jaringan paguyuban dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga berbagai program tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

“Kami berharap paguyuban dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, program-program yang telah disiapkan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” katanya.

Balikpapan Tetap Kondusif

Sementara itu, Ketua FKPB Abriantinus menegaskan bahwa menjaga keamanan dan kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus organisasi, tetapi seluruh paguyuban yang tergabung di dalam FKPB.

Menurutnya, kolaborasi seluruh tokoh masyarakat menjadi kunci agar Balikpapan tetap menjadi kota yang aman dan damai.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya membutuhkan dukungan seluruh tokoh dan paguyuban agar Balikpapan tetap aman, damai, dan kondusif. Itulah yang menjadi cerminan daerah kita,” ujarnya.

Ia menambahkan FKPB akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan dan DPRD untuk mendukung pembangunan sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

FKPB juga berharap sinergi yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat sehingga keberadaan paguyuban tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga ikut berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga kehidupan masyarakat Balikpapan tetap harmonis.***

Penulis : Dani

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses