18 Pelatih Super League 2026/2027: Portugal Terbanyak
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Persaingan Super League 2026/2027 tak hanya menarik dari sisi komposisi pemain. Adu strategi di pinggir lapangan juga bakal menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan perjalanan 18 klub sepanjang musim.
Dari 18 peserta Super League 2026/2027, mayoritas klub mempercayakan kursi pelatih kepala kepada juru taktik asing.
Pelatih dari Portugal, Brasil, Belanda, Spanyol, Serbia, Kroasia, Bosnia-Herzegovina hingga Korea Selatan menghiasi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.
Satu-satunya pelatih lokal dalam daftar terbaru adalah Mundari Karya, yang dipercaya menangani Isenmulang Kalteng FC.
Menariknya, pergantian posisi di Isenmulang terjadi menjelang kompetisi bergulir. Ade Suhendra sebelumnya disiapkan sebagai pelatih kepala, tetapi belum memenuhi persyaratan lisensi AFC Pro. Mundari Karya kemudian didaftarkan sebagai pelatih kepala, sedangkan Ade tetap berada dalam tim sebagai asisten.
Salah satu nama paling mencolok adalah Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan tersebut kembali ke sepak bola Indonesia setelah sebelumnya menangani Timnas Indonesia selama sekitar lima tahun.
Kini Shin Tae-yong mendapat tantangan berbeda dengan menangani Persija Jakarta.
Ia memiliki pengalaman panjang di level klub dan tim nasional. Shin pernah membawa Seongnam Ilhwa Chunma meraih gelar Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011, serta menangani Timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018.
Pengalamannya di Indonesia juga membuat Shin bukan sosok asing bagi sepak bola nasional.
Borneo FC Percaya kepada Mauro Jeronimo
Borneo FC Samarinda juga memasuki musim baru dengan wajah berbeda di kursi pelatih.
Pesut Etam menunjuk Mauro Jeronimo, pelatih asal Portugal yang memiliki pengalaman di sejumlah negara Asia.
Jeronimo pernah menangani sejumlah tim dan akademi, termasuk Benfica U-15, klub-klub Portugal, hingga sepak bola Vietnam dan Taiwan.
Kehadirannya menjadi bagian dari ambisi Borneo FC menghadapi kompetisi domestik sekaligus agenda Asia pada musim 2026/2027.
Persib Bandung menunjuk Igor Tolic asal Kroasia sebagai pelatih kepala.
Tolic sebelumnya merupakan bagian dari staf kepelatihan Persib sebelum mendapatkan kepercayaan menjadi pelatih kepala.
Sementara Persija Jakarta mengandalkan Shin Tae-yong dan Persebaya Surabaya tetap bersama Bernardo Tavares dari Portugal.
Tavares bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Ia sebelumnya sukses membawa PSM Makassar meraih gelar Liga 1 dan memiliki pengalaman panjang menangani klub di berbagai negara.
Daftar Lengkap Pelatih Super League 2026/2027
| No | Klub | Pelatih | Negara |
| 1 | Arema FC | Marcos Santos | Brasil |
| 2 | Bali United | Johnny Jansen | Belanda |
| 3 | Bhayangkara Presisi Lampung FC | Oscar Bruzon | Spanyol |
| 4 | Borneo FC Samarinda | Mauro Jeronimo | Portugal |
| 5 | Dewa United Banten FC | Osmar Loss | Brasil |
| 6 | Garudayaksa FC | Milos Joksic | Serbia |
| 7 | Isenmulang Kalteng FC | Mundari Karya | Indonesia |
| 8 | Java United FC | Fabio Lefundes | Brasil |
| 9 | Madura United | Ze Gomes | Portugal |
| 10 | Persebaya Surabaya | Bernardo Tavares | Portugal |
| 11 | Persib Bandung | Igor Tolic | Kroasia |
| 12 | Persija Jakarta | Shin Tae-yong | Korea Selatan |
| 13 | Persijap Jepara | Mario Lemos | Portugal |
| 14 | Persik Kediri | Marcos Reina | Spanyol |
| 15 | Persita Tangerang | Carlos Pena | Spanyol |
| 16 | PSIM Yogyakarta | Jean-Paul van Gastel | Belanda |
| 17 | PSM Makassar | Darije Kalezic | Bosnia-Herzegovina |
| 18 | PSS Sleman | Pieter Huistra | Belanda |
Portugal Paling Banyak
Portugal menjadi salah satu negara yang paling dominan dalam daftar pelatih Super League 2026/2027.
Ada empat pelatih asal Portugal yang menangani klub musim ini, yakni Mauro Jeronimo, Ze Gomes, Bernardo Tavares dan Mario Lemos.
Brasil dan Belanda masing-masing menyumbang tiga pelatih. Spanyol juga memiliki tiga wakil.
Sisanya berasal dari Serbia, Kroasia, Bosnia-Herzegovina, Korea Selatan dan Indonesia.
Komposisi tersebut memperlihatkan semakin kuatnya ketergantungan klub-klub Indonesia terhadap pelatih asing, terutama dari negara-negara yang memiliki tradisi sepak bola kuat.
Bagi klub, pengalaman internasional menjadi salah satu modal untuk menghadapi kompetisi yang semakin kompetitif.
Namun, reputasi tidak otomatis menjamin keberhasilan. Para pelatih tersebut tetap dituntut membuktikan kualitasnya melalui hasil pertandingan, terutama ketika persaingan Super League 2026/2027 mulai memanas.
Penulis : Abraham Johan
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
