Borneo FC Tambah Pemain Asing ke-13, Van Basty Sousa Dipinjam dari Persija

Van Basty Sousa
Van Basty Sousa (foto : Oficial Borneo FC)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Borneo FC Samarinda kembali menambah kekuatan skuadnya. Pesut Etam resmi mendatangkan gelandang serang asal Brasil Van Basty Sousa dari Persija Jakarta dengan status pinjaman untuk musim 2026/2027.

Kedatangan Van Basty diumumkan manajemen Borneo FC melalui akun media sosial resmi klub, Rabu (2/9/2026).

“Welcome to Borneo, Van Basty Sousa,” tulis Borneo FC.

Pemain berusia 31 tahun itu menjadi pemain asing ke-13 yang dimiliki Borneo FC untuk mengarungi musim 2026/2027.

“Pesut Etam resmi mendatangkan Van Basty Sousa dari Persija Jakarta dengan status pemain pinjaman untuk musim 2026/2027,” tulis manajemen Borneo FC.

Van Basty Jadi Pemain Asing ke-13

Kehadiran Van Basty menambah opsi di sektor serang Borneo FC. Perekrutan ini juga menunjukkan langkah Pesut Etam membangun kedalaman skuad untuk menghadapi kalender kompetisi yang padat.

Sebelumnya, Borneo FC memperkenalkan penyerang asal Mali, Moussa Diarra, sebagai pemain asing ke-12.

Moussa didatangkan dari CD Trofense, klub kasta ketiga Liga Portugal. Pemain berusia 27 tahun dengan tinggi 1,89 meter itu diproyeksikan memperkuat lini depan Pesut Etam.

Selama memperkuat CD Trofense, Moussa mencatat 33 penampilan dengan 2.261 menit bermain. Ia membukukan 14 gol dan dua assist.

“Datang dengan kondisi siap bertanding dan mencetak gol untuk kebanggaan Samarinda. Ayo, Moussa Diarra,” tulis Borneo FC saat memperkenalkannya, Minggu (30/8/2026).

Borneo FC Siapkan Skuad untuk Musim Super Padat

Langkah Borneo FC menambah pemain asing tak lepas dari potensi padatnya agenda musim 2026/2027.

Pesut Etam dijadwalkan tampil di Super League. Selain kompetisi domestik, Borneo FC juga akan menghadapi agenda antarklub di level Asia dan Asia Tenggara, termasuk AFC Challenge League dan ASEAN Club Championship, serta I-League Cup.

Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi kebutuhan penting.

Borneo FC harus menyiapkan pemain yang mampu menjaga kualitas permainan ketika jadwal pertandingan semakin rapat. Rotasi menjadi sulit dihindari ketika pemain utama membutuhkan pemulihan, terkena akumulasi kartu, atau harus menghadapi pertandingan dalam waktu berdekatan.

Dalam konteks tersebut, perekrutan Van Basty dan Moussa bukan sekadar menambah jumlah pemain.

Keduanya memberi pelatih lebih banyak pilihan untuk mengatur komposisi tim, terutama ketika Pesut Etam harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan panggung internasional.

13 Pemain Asing, Borneo FC Punya Banyak Opsi

Meski memiliki hingga 13 pemain asing, jumlah tersebut tidak otomatis berarti seluruhnya dapat didaftarkan atau dimainkan dalam setiap kompetisi. Karena untuk Super League, hanya bisa mendaftarkan 11 pemain asing

Dari total kuota yang didaftarkan, hanya maksimal 9 pemain asing yang boleh masuk ke dalam skuad pertandingan. Maksimal 7 pemain asing yang diperbolehkan bermain secara bersamaan di atas lapangan dalam satu pertandingan.

Karena itu, banyaknya pemain asing lebih tepat dilihat sebagai strategi klub untuk membangun kedalaman skuad sepanjang musim. Bagi Borneo FC, tantangan musim ini bukan hanya mengumpulkan pemain berkualitas.

Pesut Etam dituntut menjaga konsistensi performa di tengah jadwal padat. Dengan tambahan Van Basty dan Moussa Diarra, pelatih kini memiliki lebih banyak opsi untuk melakukan rotasi tanpa terlalu mengurangi kualitas permainan.

Menarik ditunggu, siapa 11 pemain asing yang akan di daftarkan untuk bermain di Super League 2026/2027.

Musim panjang dengan banyak kompetisi akan menguji seberapa efektif kedalaman skuad tersebut.

Borneo FC kini bukan hanya berburu kualitas, tetapi juga berusaha memastikan setiap lini memiliki pelapis yang cukup ketika persaingan memasuki fase paling padat.

Penulis : Abraham Johan

Editor : Abraham

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses