Bappeda Balikpapan Perkuat Jaring Pengaman Sosial Hadapi Tantangan Ekonomi

Kepala Bappeda Balikpapan Murni

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan memastikan program perlindungan sosial tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan meski kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi berbagai tantangan. 

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat, menekan angka kemiskinan, sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi tetap berjalan secara inklusif.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan, Murni, mengatakan keterbatasan ruang fiskal tidak membuat pemerintah mengurangi komitmen terhadap program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah justru dituntut lebih cermat dalam menyusun skala prioritas agar anggaran yang tersedia mampu memberikan manfaat maksimal.

“Kondisi fiskal memang sedang mengalami tekanan. Karena itu kami harus memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar efektif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Perlindungan sosial tetap menjadi salah satu prioritas yang kami pertahankan,” ujar Murni, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, perlindungan sosial bukan hanya berkaitan dengan pemberian bantuan kepada masyarakat, tetapi juga mencakup berbagai program yang mampu menjaga ketahanan ekonomi keluarga. 

“Salah satunya melalui dukungan terhadap pekerja rentan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujarnya.

Menurut Murni, kebijakan tersebut menjadi penting karena kondisi ekonomi nasional maupun global masih menghadirkan tantangan yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi daerah. 

Dengan adanya perlindungan sosial yang kuat, masyarakat diharapkan memiliki daya tahan lebih baik dalam menghadapi berbagai perubahan.

“Kami ingin masyarakat tetap memiliki rasa aman. Ketika kondisi ekonomi mengalami tekanan, pemerintah harus hadir melalui berbagai program perlindungan agar dampaknya tidak semakin luas,” katanya.

Selain memperkuat perlindungan sosial, Pemerintah Kota Balikpapan juga terus menyiapkan strategi untuk memanfaatkan peluang ekonomi dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Keberadaan IKN diyakini akan meningkatkan aktivitas ekonomi, investasi, dan mobilitas penduduk yang berpotensi memberikan dampak positif bagi Balikpapan.

Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan sektor UMKM agar mampu memanfaatkan peluang tersebut. Mulai dari peningkatan kualitas produk, penguatan kapasitas pelaku usaha, hingga perluasan akses pemasaran menjadi fokus yang terus didorong.

“UMKM harus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi yang lahir karena kehadiran IKN. Jangan sampai peluang besar ini justru lebih banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha dari luar daerah. Kita ingin masyarakat Balikpapan menjadi pelaku utama dalam perkembangan ekonomi tersebut,” tegasnya.

Murni menambahkan, seluruh kebijakan pembangunan saat ini diarahkan agar mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. 

Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari meningkatnya angka investasi atau Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga kualitas hidup masyarakat.

“Kami ingin pertumbuhan ekonomi yang terjadi benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, penguatan perlindungan sosial, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia akan terus berjalan beriringan,” jelasnya.

Ia optimistis, melalui sinergi seluruh perangkat daerah serta dukungan masyarakat, Balikpapan mampu menjaga stabilitas ekonomi meski ruang fiskal terbatas. Pemerintah juga akan terus melakukan evaluasi terhadap berbagai program agar setiap kebijakan yang dijalankan tetap tepat sasaran.

“Yang paling penting adalah bagaimana anggaran yang tersedia benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis Balikpapan tetap mampu tumbuh dan meningkatkan kesejahteraan warganya di tengah berbagai tantangan yang ada,” pungkas Murni.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Penulis : Dani/Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses