DP3AKB Balikpapan Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perkuat Ikatan Emosional Keluarga

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) mengajak para ayah untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). 

Gerakan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan sekaligus membangun kedekatan emosional dengan anak sejak dini.

Plt Kepala DP3AKB Kota Balikpapan, Nursyamsiarni D. Larose, mengatakan kehadiran ayah di hari pertama sekolah memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar mengantar anak ke gerbang sekolah.

“Gerakan ini mengajak para ayah untuk hadir pada momen penting anak. Kehadiran ayah memberikan rasa aman, menambah kepercayaan diri anak, sekaligus menjadi bentuk dukungan yang akan dikenang dalam proses tumbuh kembang mereka,” ujar Nursyamsiarni, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Balikpapan telah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor 400.9.12.1/1513/E/SETDA sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Menurutnya, keterlibatan ayah dalam pengasuhan merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk karakter anak. Selama ini, peran ayah sering kali lebih banyak dikaitkan dengan pencari nafkah, padahal kehadiran secara emosional juga sangat dibutuhkan.

“Anak membutuhkan figur ayah yang hadir, mendampingi, memberikan perhatian, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Momen sederhana seperti mengantar anak ke sekolah bisa menjadi awal membangun komunikasi yang lebih baik di dalam keluarga,” katanya.

Anak Usia Sekolah

Nursyamsiarni menambahkan, gerakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya keluarga berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, DP3AKB mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum hari pertama sekolah untuk menunjukkan perhatian kepada anak.

“Kami berharap para ayah tidak menganggap kegiatan ini sebagai formalitas. Justru ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka selalu hadir mendukung pendidikan dan masa depan anak-anaknya,” tuturnya.

Ia juga mengimbau instansi pemerintah, BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta memberikan kesempatan kepada pegawai laki-laki yang memiliki anak usia sekolah untuk mengantarkan anak pada hari pertama masuk sekolah, tanpa mengganggu pelayanan maupun aktivitas kerja.

Selain itu, kecamatan, kelurahan, hingga pengurus RT diharapkan turut menyosialisasikan gerakan tersebut kepada masyarakat sehingga partisipasi warga semakin meningkat.

“Semakin banyak ayah yang terlibat dalam kehidupan anak, maka semakin kuat pula fondasi keluarga yang kita bangun. Dari keluarga yang harmonis akan lahir anak-anak yang sehat, percaya diri, berkarakter, dan siap menjadi generasi penerus bangsa,” pungkas Nursyamsiarni.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Penulis : Dani

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses