Bea Pendidikan Jadi Jembatan Harapan Generasi Emas Balikpapan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Di tengah meningkatnya biaya pendidikan dan kebutuhan belajar anak yang semakin beragam, program Bantuan Bea Pendidikan yang digagas Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud bersama sang istri, Nurlena Rahmad Mas’ud, terus menjadi harapan bagi banyak keluarga di Kota Beriman.
Program beasiswa pribadi tersebut telah berjalan hampir 12 tahun, sejak Rahmad Mas’ud masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan. Bantuan pendidikan itu disebut sebagai bentuk komitmen atas janji kampanye untuk tidak menggunakan gaji jabatan, melainkan mengalihkannya bagi kepentingan masyarakat, khususnya pendidikan anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Penerima bantuan berasal dari jenjang SD hingga SMA/sederajat di Kota Balikpapan. Tidak hanya membantu biaya sekolah. Program ini juga mendorong pengembangan kemampuan akademik maupun non-akademik para siswa.
Iswanti, salah satu orang tua penerima manfaat, mengaku beasiswa tersebut telah membantu pendidikan anaknya sejak awal masuk SMA.
“Kurang lebih sudah satu tahun anak saya menerima beasiswa dari Bapak H. Rahmad Mas’ud dan Ibu Hj. Nurlena Rahmad Mas’ud. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sekolah,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Tri Yuli Astuti, orang tua dari Safira Kurnia Dewi. Ia mengatakan anaknya menerima bantuan sejak duduk di bangku kelas satu SMP hingga akhirnya lulus SMK.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak saya bisa terus sekolah sampai lulus,” katanya.
Kebutuhan Pendidikan Formal
Sementara itu, Yuni Puji Astuti menuturkan bahwa manfaat beasiswa tidak hanya dirasakan untuk kebutuhan pendidikan formal, tetapi juga mendukung pengembangan kemampuan religius anak.
“Dengan adanya beasiswa ini, anak kami bisa lebih fokus belajar tahfiz dan juga membantu biaya les bahasa Arab,” ungkapnya.
Bagi para orang tua, program tersebut bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk kepedulian yang memberi semangat baru bagi masa depan anak-anak mereka. Harapan pun disampaikan. Agar program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar di Balikpapan.
“Semoga beasiswa ini bisa terus berjalan hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” kata Iswanti.
Ucapan doa juga mengalir bagi pasangan Rahmad Mas’ud dan Nurlena atas konsistensi mereka membantu dunia pendidikan di Balikpapan.
Di tengah tantangan pendidikan modern, kehadiran program seperti Bea Pendidikan dinilai menjadi pengingat bahwa investasi terbesar sebuah kota bukan hanya pembangunan fisik, melainkan kualitas generasi mudanya.
Dari ruang-ruang belajar sederhana, harapan tentang masa depan Balikpapan perlahan tumbuh melalui anak-anak yang diberi kesempatan untuk terus bermimpi dan melanjutkan pendidikan mereka.***
BACA JUGA
