SPMB 2026 Balikpapan Diawasi KPK, Disdik Tegaskan Era “Titipan” Sudah Berakhir
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com, – Pemerintah Kota Balikpapan memastikan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lebih ketat dan transparan. Praktik titip-menitip yang selama ini kerap menjadi sorotan masyarakat dipastikan tidak mendapat ruang dalam proses penerimaan siswa baru.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menegaskan seluruh proses penerimaan siswa baru tahun ini wajib berjalan sesuai prinsip akuntabel, jujur, adil, transparan, dan tanpa diskriminasi.
Menurutnya, tidak ada lagi ruang bagi intervensi maupun jalur belakang dalam proses penerimaan peserta didik baru.
“SPMB 2026 kita pastikan berjalan bersih. Tidak ada lagi jalur belakang, tidak ada titipan, dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun. Semua proses dilakukan secara sistem dan berbasis data,” kata Irfan saat ditemui di Kantor Disdikbud Balikpapan, Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan, seluruh tahapan pendaftaran hingga seleksi dilakukan secara daring atau online. Sistem ini sekaligus menutup celah proses manual yang selama ini dinilai rentan terhadap penyimpangan.
Dengan mekanisme digital, proses seleksi diharapkan lebih transparan serta meminimalkan kontak langsung antara calon peserta didik dengan pihak sekolah.
KPK Ikut Awasi
Pengawasan SPMB tahun ini juga diperkuat dengan keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui implementasi Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026.
Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa sektor pendidikan kini mendapat perhatian serius. Upaya ini sekaligus bertujuan mencegah praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan sejak dini.
Irfan mengatakan, seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di Balikpapan telah menyatakan komitmen bersama untuk menjaga integritas selama proses penerimaan siswa baru berlangsung.
“Ini bukan sekadar aturan, tetapi perubahan budaya. Kita ingin memastikan anak-anak diterima berdasarkan kemampuan dan sistem yang adil, bukan karena kedekatan atau titipan,” tegasnya.
Menurutnya, SPMB 2026 menjadi momentum penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan sekaligus menutup rapat praktik-praktik lama yang selama ini sering dikeluhkan.
“Era titipan sudah berakhir. Tutup pintu untuk praktik itu, atau lebih tepatnya tutup buku. Sekarang saatnya pendidikan berjalan dengan bersih dan bermartabat,” ujarnya.
Jadwal SPMB 2026 Balikpapan dan Jalur Penerimaan
Disdikbud Balikpapan telah menetapkan tahapan pelaksanaan SPMB 2026 dimulai dengan proses verifikasi dan validasi pada 15 Juni hingga 1 Juli 2026.
Selanjutnya, pendaftaran dibuka pada 29 Juni–2 Juli 2026, kemudian hasil seleksi diumumkan pada 3 Juli 2026.
Peserta yang dinyatakan diterima wajib melakukan lapor diri pada 3–5 Juli 2026. Sementara itu, jalur alternatif atau reguler akan dibuka pada 6–10 Juli 2026 apabila masih terdapat kuota yang belum terisi di sekolah.
Adapun hari pertama masuk sekolah dijadwalkan pada 13 Juli 2026.
Pada pelaksanaan SPMB 2026, Disdikbud Balikpapan menetapkan lima jalur penerimaan, yakni: Jalur Domisili, Jalur Prestasi Akademik, Jalur Prestasi Nonakademik, Jalur Afirmasi bagi keluarga kurang mampu, dan Jalur Mutasi.
Selain itu, tersedia jalur alternatif atau reguler yang akan dibuka apabila kuota dari empat jalur utama belum terpenuhi.
Dengan sistem yang semakin terbuka dan pengawasan yang diperketat, Pemkot Balikpapan berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat menjadi contoh seleksi pendidikan yang modern, transparan, dan berintegritas.
BACA JUGA
