Balikpapan Perkuat Kesiapan Destinasi Wisata Jelang Libur Sekolah

Ratih
Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Menjelang libur sekolah yang diperkirakan berlangsung dalam dua pekan ke depan, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan mengingatkan seluruh pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan kesiapan layanan.

Fokus utama diarahkan pada aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan wisatawan yang diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan.

Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah wisatawan pada periode liburan merupakan pola rutin setiap tahun. Oleh karena itu, seluruh pengelola objek wisata diminta memastikan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan benar-benar diterapkan di lapangan.

“Menjelang libur sekolah, kami terus berkoordinasi dengan pengelola objek wisata agar pelayanan kepada pengunjung tetap optimal, terutama terkait aspek keamanan dan keselamatan,” ujar Ratih, Rabu (10/6/2026).

Ia menegaskan, destinasi wisata yang menyediakan aktivitas atraksi atau wisata petualangan memiliki tanggung jawab lebih besar dalam memberikan edukasi kepada pengunjung. Informasi terkait prosedur keselamatan harus disampaikan secara jelas sebelum kegiatan dimulai, agar wisatawan memahami risiko dan tata cara aktivitas yang diikuti.

“Jika ada kegiatan atraksi, mohon disampaikan dengan baik kepada pengunjung. Mereka harus mengetahui standar operasional dan prosedur keselamatan sebelum mengikuti aktivitas yang tersedia,” tambahnya.

Disparpora juga menyoroti pentingnya pembenahan berkelanjutan pada destinasi unggulan daerah, salah satunya Pantai Manggar Segara Sari yang menjadi magnet utama wisatawan lokal maupun luar daerah. Evaluasi dan perawatan kawasan dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat daya tarik destinasi.

Selain penguatan fasilitas dasar, pemerintah daerah turut mendorong pengembangan atraksi baru seperti wahana jet ski, aktivitas berkuda, pembangunan vila, hingga konsep sport tourism. Inovasi ini diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan daerah.

Pantai Manggar sendiri ditargetkan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp7,5 miliar pada 2026. Berdasarkan data Disparpora, kawasan tersebut mencatat sekitar 40.000 kunjungan selama libur Idul Fitri 2026 dengan pendapatan sekitar Rp579 juta.

Meski demikian, Disparpora menilai potensi kunjungan masih dapat terus ditingkatkan. Kehadiran destinasi baru di sekitar Balikpapan serta akses menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut memengaruhi pola pergerakan wisatawan di daerah ini.

Dengan semakin ketatnya persaingan destinasi wisata regional, pemerintah berharap peningkatan kualitas layanan, inovasi atraksi, serta penguatan keamanan dapat menjaga daya saing pariwisata Balikpapan ke depan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses