Beasiswa Gratispol Kaltim Cair Rp288,5 Miliar, 63 Ribu Mahasiswa Telah Menerima

Universitas Mulawarman
Universitas Mulawarman (foto : unmul.ac.id)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus memperkuat komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan gratis. Hingga pencairan tahap III, beasiswa Gratispol telah disalurkan kepada 63.603 mahasiswa dengan total anggaran mencapai Rp288,5 miliar.

Program ini menjangkau 52 perguruan tinggi di Kaltim, terdiri dari 7 perguruan tinggi negeri dan 45 perguruan tinggi swasta. Bantuan tidak hanya diberikan kepada mahasiswa reguler, tetapi juga mencakup program kerja sama, pendidikan dokter spesialis, serta tenaga kependidikan.

Unmul dan UMKT Terima Alokasi Terbesar

Universitas Mulawarman menjadi kampus dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 12.938 mahasiswa dengan total bantuan Rp61,1 miliar.

Di posisi kedua, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur mencatat 7.713 penerima dengan alokasi Rp39 miliar. Politeknik Negeri Samarinda menerima Rp13,9 miliar untuk 3.655 mahasiswa

Institut Teknologi Kalimantan memperoleh Rp12,4 miliar untuk 3.572 mahasiswa. Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur mendapatkan Rp10,8 miliar bagi 2.014 mahasiswa

Adapun kampus dengan penerima paling sedikit adalah Politeknik Sendawar dengan 57 mahasiswa dan alokasi Rp201 juta.

Gubernur Minta Kampus Kembalikan UKT

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan agar seluruh perguruan tinggi segera mengembalikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa yang telah membayar sebelum bantuan dicairkan.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan program tersebut, mengingat kuota masih tersedia untuk sekitar 80 hingga 90 ribu mahasiswa.

“Khusus mahasiswa Kaltim, jangan lupa mendaftar program Gratispol. Mahasiswa semester 1 sampai 8 masih bisa mendaftar,” ujarnya.

Dukung SDM dan IKN

Program Gratispol menjadi salah satu unggulan Pemprov Kaltim dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan generasi muda yang kompeten.

Langkah ini dinilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk kesiapan sumber daya manusia menyongsong Ibu Kota Nusantara.

Dengan penyaluran yang terus berjalan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong pemerataan kesempatan belajar bagi mahasiswa di Kalimantan Timur. / Pemprov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses