Bungkam Tuan Rumah Borneo FC, Pelatih Dewa United Akui Sempat Kehilangan Kontrol
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Borneo FC harus menerima kenyataan pahit di Stadion Segiri, Samarinda. Keunggulan kandang gagal dimanfaatkan setelah Dewa United Banten FC mencuri kemenangan 3-1 dalam laga pekan kelima BRI Super League 2026/2027, Rabu (16/9/2026).
Dewa United tidak hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga menghukum Borneo FC lewat dua gol pada masa injury time. Denilson Junior menjadi aktor utama dengan mencetak dua gol pada menit 90+1 melalui titik penalti dan 90+6.
Hasil ini membuat pertandingan yang sempat berjalan ketat berubah drastis pada penghujung laga.
Dewa United membuka keunggulan lebih dulu melalui Johnathan Pereira pada menit ke-13. Borneo FC kemudian merespons setelah jeda. Ikhsan Nul Zikrak mencetak gol pada menit ke-48 untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Momentum tersebut sempat membuat tuan rumah memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Namun, pertandingan justru berakhir buruk bagi Pesut Etam.
Dewa United mendapatkan penalti pada menit 90+1 yang berhasil dikonversi Denilson Junior. Belum berhenti di situ, Denilson kembali mencetak gol pada menit 90+6 sekaligus memastikan kemenangan 3-1.
Pelatih Dewa United, Osmar Loss, mengakui pertandingan melawan Borneo FC Samarinda berlangsung berat. Menurutnya, timnya sempat kehilangan kendali setelah mencetak gol pembuka.
“Ini adalah pertandingan yang sulit. Kami sangat senang bisa meraih tiga poin dari laga tandang ini,” ujar Osmar, dikutip dari laman I League.
Pelatih asal Brasil itu menyebut para pemain Dewa United mulai kehilangan momentum dan kalah dalam sejumlah duel setelah unggul 1-0.
“Penting bagi kami untuk memahami bahwa terkadang, ketika performa di lapangan tidak sesuai dengan yang diharapkan, kita harus berjuang lebih keras dan tampil lebih tangguh menghadapi tantangan permainan. Setelah mencetak gol pertama, kami sedikit kehilangan kontrol dan mulai kalah dalam duel,” katanya.
Mental Jadi Pembeda di Segiri
Bagi Osmar, kemenangan atas Borneo FC memberikan satu pelajaran penting. Ketika permainan dan strategi tidak berjalan sesuai rencana, daya juang pemain harus mampu mengambil alih.
“Pelajaran paling penting dari pertandingan ini adalah terkadang kami harus menunjukkan semangat juang yang lebih besar daripada sekadar taktik dan strategi,” pungkasnya.
Kemenangan tersebut membawa Dewa United mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan dan menempatkan mereka di puncak klasemen sementara.
Bagi Borneo FC, kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri karena terjadi di hadapan pendukung sendiri dan setelah sempat menyamakan skor pada awal babak kedua.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
