Usai Kalah dari Persija Jakarta, Pelatih Borneo FC: Jangan Hanya Lihat Hasil

Mauro Jeronimo
Mauro Jeronimo (foto : I League)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Borneo FC Samarinda memang mengawali Super League 2026/27 dengan kekalahan, tetapi pelatih Mauro Jeronimo meminta performa tim tidak dinilai hanya dari skor akhir.

Pesut Etam menyerah 0-1 dari Persija Jakarta pada laga perdana di kandang sendiri. Gol kemenangan Macan Kemayoran dicetak Alexander Jeremejeff melalui sundulan pada babak pertama.

Namun, Borneo FC sebenarnya tampil agresif sepanjang pertandingan. Berdasarkan statistik laga, Pesut Etam mencatat 17 percobaan tembakan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran.

Sebaliknya, Persija hanya menghasilkan delapan percobaan dan tiga tembakan tepat sasaran.

Statistik tersebut menjadi alasan Mauro Jeronimo tetap melihat sisi positif dari penampilan anak asuhnya, meski hasil akhir tetap menjadi evaluasi.

“Kami kalah, jadi evaluasinya negatif karena kekalahan tersebut. Namun dalam sepak bola saya tahu kalian hanya melihat hasilnya, kami sebagai profesional di industri ini harus melihat performa tim,” ujar Mauro Jeronimo, dikutip dari laman I League.

Lebih dari 24 Pemain Baru, Borneo FC Butuh Waktu

Mauro menilai proses membangun Borneo FC musim ini memang membutuhkan waktu. Salah satu tantangan terbesar adalah perubahan besar dalam komposisi skuad.

Musim ini mayoritas pemain asing baru yang bergabung sehingga tim masih membutuhkan waktu untuk membangun koneksi antarpemain sekaligus menemukan identitas permainan yang diinginkan.

Kondisi tersebut semakin menantang karena Borneo FC juga mengandalkan sejumlah pemain muda.

Meski kalah dari Persija, Mauro melihat keberanian dan intensitas permainan tim sebagai modal untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Kami juga memiliki banyak pemain muda, dan saya yakin meskipun kami kalah jika kami bisa mempertahankan semangat seperti yang kami tunjukkan hari ini dan terus menciptakan peluang seperti yang telah kami lakukan, saya yakin kami akan memenangkan banyak pertandingan,” katanya.

Suporter Jadi Suntikan Moral

Kekalahan di kandang tentu menjadi pukulan bagi Borneo FC. Namun, dukungan suporter yang memenuhi stadion sepanjang pertandingan menjadi sisi lain yang diapresiasi Mauro.

Menurutnya, suporter tetap memberikan energi kepada tim meski Pesut Etam tertinggal dan terus gagal mencetak gol penyeimbang.

“Mereka berusaha menyemangati tim, dan kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengubah hasil pertandingan,” tuturnya.

Mauro berharap dukungan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk bangkit.

Ia meyakini Borneo FC memiliki potensi meraih hasil lebih baik jika mampu mempertahankan intensitas permainan, memperkuat koneksi antarpemain, sekaligus membenahi penyelesaian akhir.

Persijap Jepara Menanti

Kekalahan dari Persija membuat Borneo FC mengawali Super League 2026/27 tanpa poin dan berada di peringkat ke-13 klasemen sementara.

Namun, musim masih panjang. Pesut Etam langsung memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi pada pekan kedua.

Borneo FC akan bertandang menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (12/9/2026) malam.

Laga tersebut menjadi ujian berikutnya bagi skuad Mauro Jeronimo untuk membuktikan bahwa kekalahan dari Persija bukan gambaran sepenuhnya dari kekuatan Borneo FC musim ini.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses