Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty saat Konfrensi Pers

Capaian Vaksinasi Baru 49 Persen Lebih, Salah Satu Faktor Penyebab Balikpapan Masih PPKM Level 4

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com —Pemerintah Kota Balikpapan bersama Forkopimda Kota Balikpapan menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka evaluasi penerapan PPKM level 4 di kota Balikpapan, di Auditorium Kantor Wali Kota Balikpapan, Selasa (21/9/2021).⠀

Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, berdasarkan Imendagri Nomor 44 Tahun 2021 terkait PPKM, Kota Balikpapan masih ditetapkan berada di Level IV.

“Padahal angka konfirmasi kasus Covid di Kota Balikpapan per harinya sudah menurun,” ujar Andi Sri Juliarty kepada media.

Balikpapan juga masuk dalam kawasan algomerasi atau pintu masuk atau transit di Kaltim. Banyak keluar masuk orang sehingga mempengaruhi kondisi wilayah.

Dio biasa Andi Sri Juliarty disapa menjelaskan, bahkan angka BOR rumah sakit sudah berada di posisi 7 persen, dan angka tersebut karena masih adanya rujukan-rujukan yang diterima dari beberapa kabupaten/kota lain di Kalimantan Timur.

“Untuk pasien yang menjalani perawatan di ruang ICU juga sudah menurun hingga 20 persen dan kebanyakan pasien adalah penderita long covid karena perawatan usia lanjut yang cukup lama,” kata Dio.

“Angka isoter di Embarkasi Haji Batakan juga sudah menurun hingga 7 persen,” tambahnya.

Meski begitu ada satu faktor yang membuat Kota Balikpapan belum bisa turun level, karena angka vaksinasi lengkap belum mencapai 50 persen. Per 21 September capaian vaksinasi Kota Balikpapan untuk dosis pertama baru menyentuh angka 49,9 persen.

“Sedangkan target yang dikejar dalam minggu ini adalah 57 persen dan untuk capaian vaksinasi dosis kedua baru mencapai 23,6 persen,” akunya. ⠀

Untuk itu Pemerintah Kota Balikpapan, didukung oleh TNI-Polri dan berbagai pihak akan terus menjalankan vaksinasi hingga target tercapai.

“Pihak kelurahan dan kecamatan juga dilibatkan untuk proses tracing kasus Covid-19 juga guna meminimalisasi penyebaran kasus baru di lingkungan masyarakat,” tutupnya. ⠀

Comments

comments

Baca juga ini :  Wali Kota Kembali Menyoal Saksi Paslon yang Tak Rapid Test

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.