Dampak Covid-19, Pemkot dan DPRD Bagi Sembako 3 Bulan Alokasikan Rp58 Miliar

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — DPRD Balikpapan menyetujui besaran angka penanganan covid-19 kota Balikpapan yang semula diusulkan Rp240 miliar menjadi Rp129 miliar di APBD 2020.

Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Abdulloh usai rapat anggaran dengan tim anggaran pemkot yang dipimpin  wakili Sekda Balikpapan, Senin sore (20/4/2020). 

Selain itu dari anggaran itu, pemkot dan DPRD akan mengeluarkan alokasi Rp58 miliar untuk pembelian sembako masyarakat terdampak covid. mereka yang bisa mendapatkan bantuan pekerja informal, seperti ojek, tukang sayur, korban phk atau di rumahkan.

“Atau masuk gakin baru. Yang lainya, yang pasti masyarakat yang terdampak dari covid. wartawan juga bisa kalau dia tidak punya penghasilan tetap. Bisa dilaporkan melalui RT,” katanya.

“Angkanya masih dalam pembahasan tadi gugus tugas bilang Rp300 ribu untuk bulan pertama tapi kami usulkan p250 ribu kali 4 jadi empat bulan. April, Mei, Juni dan Juli teknisnya di bulan Ramadan ini dibesarkan tapi totalnya tetap misalnya 250 ribu dikali 4 jadi Rp1 juta untukempat besar. Mungkin dibesarkan di bulan awal bulanpuasa ini silakan saja,” jelasnya usai rapat anggaran.

“Kami hitung-hitung kira-kira dapat angka Rp58 miliar dengan penerima kami menghendaki 30 persen kepala keluarga yang ada di Balikpapan. jumlah di Balikpaan 236 ribu KK,” lanjutnya.

Dari jumlah itu, angka total untuk sembako bagi warga terdapat sebesar Rp58 miliar. Ditanya apakah angka ni sudah sepakat, Abdulloh menyatakan tinggal teknisnya saja.

“Tadi tinggal teknis saja yang belum, angka insyaallah  sudah. Antara Rp250-Rp300. Yang pasti kami minta 4 bulan,  Tiap-tiap bulan 250 ribu kali empat tapi pemkot 300 selama 3 bulan, ini masalah teknis. Angka total itu sudah Rp58 miliar ” beber Abdulloh. 

Baca juga ini :  Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan Masih Fluktuatif

Angka ini menurut Abdulloh diluar angka gakin yakni APBN dan APBD provinsi melalui PKH dan BLT. “ini masyarakata terdampak dang akin-gakin baru. Kami melihat 58 miliar ini masyarakat yang terdampak  itu dihitung masuk gakin,” tuturnya.

Rencananya pembagian sembako dilakukan H-2 sebelum Ramadan. “Pembagian sembako kita akan dilakukan Rabu dan Kamis ya jelang Ramadan. Saya himbau kepada ketua-ketua RT karena datanya masih berkembang dari 9000 masih kita buka pendataan. Saya mohon ketua RT memasukan data tambahan kepada lurah sehingga bisa disempurnakan data untuk pembagian sembako, “ujar  Wali Kota Rizal Senin petang (20/4).

Untuk wilayah Balikpapan Timur katanya sudah diberikan melalui program gerakan peduli namun juga ada gakin yang belum bisa menerima karena dipadukan dengan program pusat dan provinsi. “Nah sisanya ditangani pemerintah kota. Kita sudah dengarkan rapt dengan DPRD agar data penerima bantuna benar-benar dipadukan sehingga warga yang terpapar bisa menerima bantuan,” tandasnnya.

DItanya jumlah penerima bantuan akibat terdampak covid menurut Rizal jumlah bisa bertambah bahkan mencapai 70 ribu KK.

“malah nanti penerima jumlah bisa naik bisa sampai 70 ribu, Inikan kita terus melakukan pendataan kita minta pak rt sempurnakan data-datanya sambil berjalan kita bagikan nanti kita kombinasikan ada yang menerima segera dengan data yang bagus, kita verifikasi lalu menyusul yang lainya,” tukasnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.