Fasilitas Gedung Baru DPRD Disorot, DPU Balikpapan Beri Penjelasan

Kepala DPU Balikpapan Rita

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan memberikan klarifikasi terkait kondisi Gedung DPRD Kota Balikpapan yang baru setelah muncul sejumlah sorotan dari anggota legislatif mengenai fasilitas di dalam bangunan tersebut.

Kepala DPU Balikpapan Rita menjelaskan, gedung yang dibangun secara bertahap itu hingga kini masih berada dalam masa pemeliharaan. Untuk pekerjaan tahap ketiga, masa pemeliharaan dijadwalkan berakhir pada Desember 2027.

Menurutnya, DPU telah melakukan pemeriksaan menyeluruh setelah menerima surat dari pimpinan DPRD terkait rencana pemanfaatan ruang paripurna dan sejumlah fasilitas lainnya.

“Setelah menerima surat tersebut, kami melakukan pemeriksaan terhadap berbagai fasilitas, mulai dari sistem suara, pendingin ruangan (AC), hingga fasilitas pendukung lainnya yang ada di ruang paripurna maupun ruang komisi,” ujarnya kepada awak media, Jumat (14/8/2026).

Dalam pemeriksaan tersebut, DPU menemukan sejumlah persoalan. Namun, tidak seluruhnya disebabkan oleh faktor teknis konstruksi atau kualitas pekerjaan proyek.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah hilangnya sejumlah kabel instalasi AC. DPU menduga kabel tersebut hilang akibat aksi pencurian.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pimpinan DPRD dan Sekretariat DPRD sebagai bahan evaluasi bersama. DPU menilai keamanan kawasan perlu diperkuat karena gedung masih dalam proses penyempurnaan dan belum sepenuhnya digunakan untuk aktivitas kedewanan.

“Kami sudah menyampaikan kepada pimpinan DPRD dan Sekretariat DPRD agar dilakukan penataan keamanan yang lebih baik. Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun justru mengalami kerusakan atau kehilangan karena kurangnya pengawasan,” katanya.

Milik Pekerja Proyek

Menurut DPU, salah satu tantangan pengamanan saat ini adalah belum tersedianya pagar permanen yang mengelilingi kompleks gedung DPRD baru. Kondisi tersebut membuat area bangunan relatif terbuka dan lebih mudah dimasuki pihak yang tidak berkepentingan.

Tidak hanya kabel AC, DPU juga mengaku beberapa kali menerima laporan kehilangan peralatan kerja milik pekerja proyek yang masih melakukan penyelesaian pekerjaan di lokasi.

“Peralatan kerja juga beberapa kali hilang. Sore hari masih ada, tetapi ketika dilakukan pengecekan pada pagi berikutnya sudah tidak ada,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pembangunan gedung baru DPRD merupakan salah satu proyek strategis daerah. Gedung tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas legislatif dengan fasilitas yang lebih representatif.

DPU memastikan pengawasan akan terus dilakukan selama masa pemeliharaan berlangsung. Setiap temuan di lapangan akan diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai tanggung jawab pekerjaan.

Selain itu, koordinasi dengan DPRD dan Sekretariat DPRD akan diperkuat, terutama terkait keamanan dan kesiapan fasilitas sebelum gedung dimanfaatkan secara penuh.

“Selama masa pemeliharaan, kami tetap melakukan pengawasan. Kalau ada fasilitas yang bermasalah dan menjadi bagian dari pekerjaan, tentu akan kami tindak lanjuti,” katanya.

DPU berharap pengamanan kawasan segera diperbaiki sehingga tidak ada lagi fasilitas maupun peralatan yang hilang. Dengan demikian, proses penyelesaian pekerjaan dapat berjalan lancar dan gedung baru DPRD Balikpapan dapat digunakan secara maksimal.

Masa pemeliharaan yang masih berlangsung juga menjadi kesempatan untuk memastikan seluruh fasilitas, mulai dari ruang paripurna, ruang komisi, sistem suara hingga pendingin ruangan, benar-benar berfungsi sebelum gedung digunakan secara penuh sebagai pusat aktivitas legislatif Kota Balikpapan.(***/Adv Diskominfo Balikpapan)

Penulis : Dani/Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses