Forhati Balikpapan Ingatkan Peran Ibu di Tengah Gempuran Gadget dan Kesehatan Diri

Sambutan dalam kegiatan parenting bertema “Kartini Sehat: Mendidik Anak Berakhlakul Karimah dan Mandiri di Era Digital” di Balikpapan.
Kegiatan parenting bertema “Kartini Sehat: Mendidik Anak Berakhlakul Karimah dan Mandiri di Era Digital” di Balikpapan. Foto: Ist

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Balikpapan kini menghadapi tantangan baru di banyak rumah: anak makin akrab dengan gadget bahkan sebelum lancar membaca. Di momen Hari Kartini, para ibu diingatkan menjadi benteng utama agar anak tumbuh sehat, cerdas, dan tidak bergantung pada layar.

Keresahan itu mengemuka dalam kegiatan parenting bertema Kartini Sehat: Mendidik Anak Berwawasan dan Bijak di Era Digital yang digelar Forhati Balikpapan, Senin (28/4/2026), dengan ratusan peserta dari HIMPAUDI, IGTKI, dan IGRA.

Ketua Panitia, Apt. Hasnah Haerani, M.Kes, mengatakan tantangan ibu masa kini berbeda jauh dibanding era Kartini dahulu.

Jika dulu perempuan berjuang mendapatkan akses pendidikan, kini banyak ibu harus menghadapi anak yang tumbuh bersama ponsel dan internet sejak usia dini.

“Perjuangan hari ini adalah memastikan ibu mampu mendidik anak secara sehat, cerdas, dan bijak di tengah perkembangan digital yang sangat cepat,” ujarnya.

Gadget Bisa Membantu, Tapi Juga Bisa Mengganggu Tumbuh Kembang

Menurut Hasnah, gadget tidak selalu buruk. Jika penggunaanya tepat, anak bisa belajar huruf, angka, warna, hingga pengetahuan baru dengan cara menyenangkan.

Namun jika berlebihan tanpa pengawasan, dampaknya bisa serius: anak kurang interaksi sosial, sulit fokus, mudah tantrum saat gadget diambil, kedekatan dengan orang tua menurun, dan pembentukan karakter terganggu.

Karena itu, ibu harus aktif mendampingi, membatasi waktu layar, dan memilih konten yang aman.

“Ibu bukan hanya pengasuh, tetapi pembimbing, pengarah, sekaligus teladan,” katanya.

Ibu Juga Jangan Lupa Jaga Kesehatan Diri

Selain membahas anak, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya kesehatan perempuan.

Forhati Balikpapan menjadwalkan IVA Test dan Pap Smear pada 5, 12, dan 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut akan bertempat di Puskesmas Sepinggan sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.

Peserta juga mendapat edukasi SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri agar perempuan lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini.

Koordinator Presidium Forhati Balikpapan, Dr. Andi Soraya Mapangile, SKM., M.Kes, menegaskan kesehatan ibu sangat menentukan masa depan keluarga.

“Ibu yang sehat akan melahirkan generasi sehat. Anak sehat dan ibu sehat adalah aset bangsa,” ujarnya.

Di tengah derasnya arus digital, semangat Kartini hari ini hadir lewat sosok ibu yang mampu menjaga anak dari dampak negatif gadget, sekaligus tetap peduli pada kesehatan diri.

Perubahan besar sering dimulai dari rumah. Dan di banyak rumah di Balikpapan, perubahan itu dimulai dari para ibu.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses