Muhaimin

Gaji Guru Honorer di Balikpapan Sekarang Rp 2,7 – Rp 3 Juta


BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Kabar gembira bagi honorer guru di Balikpapan sebab mulai 2019, honor guru di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan mencapai Rp2,7 juta. 

Besaran gaji ini jauh lebih besar dibandingkan tahun 2018 lalu. Namun syarat yang harus dipenuhi yakni minimal dua tahun berturut-turut mengajar sebagian guru non PNS atau honorer. 

“Guru honorer tingkat Sekolah Dasar (SD) yang tadinya hanya Rp1,3 juta naik menjadi Rp2,7 juta perbulan. Kemudian guru honorer yang sebelumnya Rp1,8 juta menjadi Rp2,7 juta perbulan. Anggaran tersebut berasal dari APBD Kota,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Muhaimin (22/8/2019)

Menurut Muhaimin kenaikan itu telah disepakati dari PGRI, Wali Kota dan DPRD bahwa ada kenaikan gaji untuk guru honorer.” Tetapi ada syaratnya, guru honorer itu mengajar dua tahun berturut-turut tanpa putus. Kenapa dua tahun berturut-turut, supaya dia (guru honorer, Red) itu lulus sekolah bukan jadi batu loncatan saja,” tandasnya.

Lanjutnya dengan syarat dua tahun tanpa putus mengajar itu maka  tidak ada guru honorer di Balikpapan yang digaji dibawah UMK. Bahkan apabila guru honorer ini mengajar lebih dari jam yang ditentukan bisa memperoleh tambahan Rp300 ribu sehingga menjadi Rp3 juta perbulan.

Diketahui jumlah guru honorer yang tercatat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 1.300 an orang untuk tingkat SD dan SMP. Pengadaan guru honorer tersebut untuk menutupi kekurangan guru PNS dalam mengajar.
“Tetapi guru honorer ini tidak bisa memiliki kewenangan yang sama dengan guru PNS. Karena guru honorer tidak bisa menjadi bendahara dan kepala sekolah. Jadi memang mau tidak mau kebutuhan standar untuk seolah pengadaan guru PNS itu harus dilakukan,” jelasnya.

Baca juga ini :  Update 22 November 2020 : Bertambah 15 Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan, 20 Pasien Sembuh

Akibat dari kurangnya guru PNS itu maka masih banyak guru-guru yang merangkap tugas atau lebih dari jam kerjanya. “Guru ini bukan hanya dituntut untuk itu saja, tapi mereka juga mengajar yang menjadi kewajibannya,” tambah Muhaimin.

Pada kesempatan berbeda, Direktorat Jenderal Guru dan Kependidikan, Kemendikbud, Elvira mengatakan dalam mengatasi kekurangan guru itu sedang digodok Permendikbud multi subjek. “Bisa lintas posisi, bagaimana untuk memenuhi kebutuhan guru,” ujarnya.

Data Kemendikbud jumlah guru honorer di Indonesia sebanyak 781 ribu dari sebelumnya hanya 400 ribu orang.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.