Jalur Prestasi SPMB 2026 Jadi Sorotan, DPRD Balikpapan Siap Turun Langsung Awasi Sekolah

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – SPMB 2026 di Balikpapan mulai menjadi perhatian serius. DPRD Kota Balikpapan memastikan akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk mengawasi proses penerimaan siswa baru guna mencegah potensi kecurangan, terutama pada jalur prestasi yang selama ini kerap menjadi sorotan masyarakat

Bagi banyak orang tua, masa penerimaan siswa baru bukan sekadar urusan administrasi. Proses ini menentukan akses anak ke sekolah yang diinginkan dan masa depan pendidikan mereka.

Karena itu, transparansi menjadi hal yang paling diharapkan masyarakat. DPRD Balikpapan menilai seluruh tahapan SPMB harus berjalan sesuai aturan agar tidak menimbulkan polemik maupun kecurigaan di tengah masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengatakan pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah sekolah selama pelaksanaan SPMB 2026.

“Kami akan sama-sama turun memantau dan berkeliling ke sekolah-sekolah untuk melihat secara langsung pelaksanaan SPMB serta memastikan berbagai atensi yang menjadi perhatian dapat berjalan sesuai aturan,” kata Gasali, Rabu (17/6/2026).

Verifikasi Sertifikat Prestasi Diperketat

Salah satu perhatian utama DPRD adalah jalur prestasi. Jalur ini dinilai memiliki potensi penyalahgunaan apabila proses verifikasi dokumen tidak dilakukan secara ketat.

Menurut Gasali, setiap sertifikat prestasi yang digunakan sebagai syarat seleksi harus diperiksa secara cermat untuk memastikan keabsahan dan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada pihak yang memperoleh keuntungan secara tidak sah dan seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dalam proses seleksi.

Panitia Diminta Pegang Fakta Integritas

Komisi IV DPRD juga meminta panitia SPMB memperketat pemeriksaan dokumen baik secara teknis maupun administratif.

Selain itu, seluruh penyelenggara diminta berpegang pada fakta integritas yang telah disepakati sebagai komitmen untuk menjalankan proses penerimaan siswa secara jujur, transparan, dan akuntabel.

“Kami sudah meminta panitia agar secara teknis maupun administratif memperketat proses verifikasi. Yang terpenting adalah menjaga transparansi dan memastikan seluruh proses berjalan bersih,” ujarnya.

DPRD Balikpapan menegaskan tidak akan menunggu laporan resmi jika muncul indikasi pelanggaran di lapangan.

Apabila ditemukan dugaan kecurangan atau pelanggaran aturan, Komisi IV akan melakukan pengecekan langsung untuk memastikan fakta yang sebenarnya.

“Kalau memang ada temuan atau indikasi pelanggaran, kami akan turun langsung untuk melihat dan memastikan kebenarannya,” tegas Gasali.

Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Pengawasan yang diperketat diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan SPMB 2026 di Balikpapan.

Bagi orang tua dan siswa, yang terpenting bukan hanya diterima di sekolah tujuan. Tetapi memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang adil melalui proses seleksi yang bersih dan transparan.***

Penulis : Dani

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses