RESMI! Amerika Serikat dan Iran Sepakat Damai, Trump: Biarkan Minyak Mengalir

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata dengan Iran yang disebut akan mengakhiri permusuhan antara kedua negara sekaligus membuka kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz. (Foto: IG/@realdonaldtrump)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata dengan Iran yang disebut akan mengakhiri permusuhan antara kedua negara sekaligus membuka kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

Pengumuman tersebut disampaikan Trump melalui platform Truth Social dan langsung menjadi sorotan dunia karena menyangkut salah satu jalur distribusi energi terpenting di dunia.

Trump menyatakan kapal-kapal internasional kini dapat kembali melintas di Selat Hormuz tanpa hambatan setelah sebelumnya kawasan tersebut menjadi titik ketegangan akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Israel.

“Saya menyatakan bahwa kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Kapalkan dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!” tulis Trump, mengutip dari Suara, jaringan inibalikpapan.com.

Menurut Trump, pembukaan kembali Selat Hormuz akan membantu menormalkan arus perdagangan energi global yang sempat terganggu selama konflik berlangsung.

Gencatan Senjata dan Penghentian Operasi Militer

Kesepakatan tersebut juga dikonfirmasi oleh pejabat Iran. Wakil Menteri Luar Negeri Iran disebut menyetujui penghentian permusuhan sebagai bagian dari perjanjian yang telah dinegosiasikan dalam beberapa waktu terakhir.

Trump meyakini langkah tersebut akan membawa stabilitas baru bagi kawasan Timur Tengah.

“Kesepakatan besar ini akan membawa perdamaian dan keamanan ke seluruh kawasan,” ujarnya.

Selain pembukaan jalur pelayaran, pemerintah AS juga disebut mencabut blokade laut yang sebelumnya diberlakukan selama konflik berlangsung.

Pakistan Sebut Operasi Militer Berakhir Permanen

Pernyataan senada disampaikan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang mengungkapkan bahwa kesepakatan damai dicapai setelah proses negosiasi intensif.

Menurut Sharif, perjanjian itu mencakup penghentian segera dan permanen seluruh operasi militer di berbagai front konflik.

“Setelah perundingan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah tercapai,” tulis Sharif.

Ia menambahkan bahwa penghentian operasi militer juga mencakup wilayah Lebanon yang sebelumnya ikut terdampak eskalasi konflik.

Jika implementasi kesepakatan berjalan sesuai rencana, pembukaan kembali Selat Hormuz diperkirakan akan memberikan dampak besar terhadap stabilitas pasokan energi dunia dan pergerakan harga minyak global dalam beberapa pekan mendatang.***

Penulis: Donny Moslem/Suara.com
Editor: Donny

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses