Vaksinasi massal yang digelar di Gedung BSSC Dome Balikpapan, tampak menggunakan pakaian super hero

Gandeng Poltekkes dan DKK, Polda Kaltim Gelar Vaksinasi Massal 2.735 Dosis

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Polda Kaltim bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan Akademi Kebidanan (Akbid) Borneo Medistra menggelar vaksinasi massal, Sabtu (04/09/20021).

Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto mengatakan, sebanyak 2.735 dosis yang disiapkan, khususnya dosis kedua. Vaksinasi digelar di Gedung BSSC Dome Balikpapan

“Agenda hari ini yang pertyama kita melaksanakan vaksinasi kepada kurang lebih 2.735 dengan vaksin Sinovac,” ujarnya disela-sela vaksinasi

 “Vaksin itu ada dari Poltekkes 1.500 dosis dan dari Polri, disini kita sama-sama, ada dari DKK ada dari Poltekkes,”

Adapun sasaran yang divaksin masyarakat umum dan telah terdaftar sebelumnya. Karena telah mengikuti vaksinasi dosis pertama. “Ini tahap dua ini lebih enak sudah terdaftar,” ujarnya

Dia menjelaskan, sejauh capaian vaksinasi di Kaltim masih rendah sekitar 28 perse untuk dosis satu. Di Kaltim, Balikpapan yang tertinggi mencapai 36,2 persen terhitung hari ini.

“Di Kaltim sekarang kita sudah 28 persen, Balikpapan tertinggi diantara kota kabupaten, hari ini 36,2 persen dosis satu,” ujarnya

Sementara untuk TNI, Polri dan tenaga kesehatan (nakes) seluruhnya sudah hingga dosis kedua. Bahkan nakes saat ini sudah ada yang divaksin untuk dosis ketiga atau boster.

Polri dan TNI khususnya di Kaltim setiap harinya ditarget menggelar sebanyak 9.700 dosis. Hanya saja terkendala stok vaksin yang belum tersedia dan masih terbatas.

“Tapi kalau vaksin ada kita harus laksanakan, kendala stoknya belum sampai kesini. Karena target nasional 2 juta sehari sesuai instruksi Presiden,” ujarnya.

Comments

comments

Baca juga ini :  Bantu Modal Usaha UKM, Angkasa Pura I Gelontorkan Rp585 Juta di Triwulan II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.