Pasokan Aman, Harga Bahan Pokok di Pasar Klandasan Masih Terkendali
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Kondisi harga bahan pokok di Pasar Klandasan Balikpapan terpantau masih relatif terkendali berdasarkan pemantauan harga komoditas pada 15 Mei 2026. Sebagian besar kebutuhan pokok tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.
Stabilnya harga tersebut dipengaruhi kondisi pasokan barang yang masih mencukupi di tingkat pedagang sehingga aktivitas jual beli di pasar berjalan normal.
Komoditas bawang merah masih dijual Rp55 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih berada di harga Rp49 ribu per kilogram. Untuk cabai, harga tertinggi masih terjadi pada cabai rawit yang mencapai Rp68 ribu per kilogram.
Sementara cabai merah besar dijual Rp63 ribu per kilogram dan cabai keriting Rp57 ribu per kilogram.
Harga beras juga belum mengalami perubahan. Beras medium dijual mulai Rp15.400 hingga Rp16 ribu per kilogram, sedangkan beras premium berada di kisaran Rp18 ribu per kilogram.
Pada komoditas protein hewani, harga daging ayam ras tercatat Rp37.500 per kilogram dan daging sapi murni masih bertahan di angka Rp180 ribu per kilogram.
Selain itu, harga minyak goreng curah dijual Rp20 ribu per liter dan minyak goreng kemasan Bimoli Spesial berada di harga Rp24 ribu per liter.
Untuk kebutuhan lainnya, gula pasir dalam negeri dijual Rp19 ribu per kilogram, sementara gula pasir merek Gulaku berada di harga Rp21 ribu per kilogram.
Komoditas hasil laut juga terpantau stabil. Ikan asin bambangan masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi yakni Rp200 ribu per kilogram. Sedangkan ikan asin teri kecil dijual Rp140 ribu per kilogram dan ikan asin teri besar Rp80 ribu per kilogram.
Adapun harga ikan segar seperti tongkol berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram dan ikan trakulu Rp80 ribu per kilogram.
Di kelompok sayuran, bayam dan kangkung dijual Rp9 ribu per ikat, sementara kacang panjang Rp16 ribu per ikat.
Pedagang menyebut hingga saat ini distribusi barang dari pemasok masih berjalan lancar sehingga belum ada tekanan harga yang signifikan di pasar tradisional.
Stabilnya harga bahan pokok tersebut diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga dan aktivitas perdagangan di Kota Balikpapan.***
BACA JUGA
