Gelar Diskusi di Uniba, Gubernur Tegaskan Biaya Pendidikan Tak Lagi Jadi Beban Lewat Gratispol

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Program pendidikan gratis Gratispol mulai menunjukkan dampak nyata. Hingga 2026, program ini telah menjangkau 48.675 mahasiswa di Kalimantan Timur dengan total anggaran mencapai Rp220,7 miliar.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh lagi dipandang sebagai beban, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

“Pendidikan bukanlah cost, melainkan investasi. Apa yang kita lakukan hari ini adalah langkah strategis untuk menyiapkan generasi yang berdaya saing,” ujarnya dalam Diskusi Terbuka Monitoring dan Evaluasi program Gratispol di Universitas Balikpapan, Selasa (14/4/2026).

Program Gratispol dirancang untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya, termasuk rencana pembiayaan hingga jenjang doktoral (S3). Pemerintah daerah menilai, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci menghadapi persaingan global, terutama di tengah perkembangan Kalimantan Timur sebagai kawasan strategis nasional.

Di tingkat implementasi, dampak program mulai dirasakan langsung oleh mahasiswa. Rektor Universitas Balikpapan, M Isradi Zainal, menyebut bantuan tahap pertama 2026 telah diberikan kepada 600 mahasiswa dengan nilai lebih dari Rp3,16 miliar.

Jumlah tersebut meningkat pada tahap kedua, dengan 945 mahasiswa menerima bantuan senilai lebih dari Rp4,71 miliar.

“Program ini sangat membantu mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan mereka,” ujarnya.

Selain penyaluran bantuan, forum evaluasi juga menyoroti pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran. Salah satunya ditunjukkan melalui pengembalian kelebihan dana bantuan oleh pihak universitas kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai bentuk akuntabilitas.

Pemerintah berharap program ini tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menciptakan generasi muda yang siap kerja, berdaya saing, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah ke depan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses