Investasi KEK Maloy 2026: Daftar 6 Perusahaan Besar yang Siap Bangun Pabrik di Kutai Timur
KUTAI TIMUR, Inibalikpapan.com – Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) resmi memasuki babak baru dalam peta investasi nasional. Berada strategis di jalur ALKI II, kawasan ini kini menjadi incaran enam calon investor besar dari dalam dan luar negeri yang siap memperkuat hilirisasi komoditas unggulan Kalimantan Timur.
Langkah ini sejalan dengan ambisi Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, untuk menjadikan KEK MBTK sebagai lokomotif transformasi ekonomi hijau dan pintu gerbang logistik internasional di Benua Etam.
Daftar 6 Calon Investor Potensial di KEK MBTK
Kehadiran para investor ini mencakup berbagai sektor mulai dari pengolahan sumber daya alam hingga infrastruktur pendukung:
| Nama Perusahaan | Rencana Investasi / Proyek |
| PT Aracord Nusantara | Pabrik pengolahan batu bara menjadi amoniak. |
| Hongshi Holding Group | Pembangunan pabrik polisilikon. |
| Limes Renewable Energy | Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). |
| PT Palm Tree Energy | Pengolahan tandan kosong sawit menjadi pelet kayu (bioenergi). |
| PT Trinusa Jaya Prima | Pengelolaan dan pengembangan pelabuhan kawasan. |
| PT Prima Nusantara | Pembangunan gudang logistik strategis. |
Progres Nyata: Tangki Timbun dan Kilang Minyak Goreng
Direktur KEK MBTK, Ade Himawan, mengungkapkan bahwa realisasi fisik sudah mulai terlihat melalui kerja sama dengan PT Palma Serasih Internasional. Saat ini, dua tangki timbun berkapasitas masing-masing 5.000 metrik ton telah berdiri, lengkap dengan fasilitas penumpukan cangkang.
“Setelah tahap pertama rampung dengan tambahan empat tangki timbun, investasi akan berlanjut ke tahap kedua, yaitu pembangunan refinery (kilang) minyak goreng,” jelas Ade. Hal ini menandakan keseriusan kawasan dalam menciptakan nilai tambah produk turunan kelapa sawit di dalam daerah.
Dukungan Infrastruktur dan SPAM
Guna menjamin kenyamanan investor, Direktur Utama PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda), Aji Mohammad Abidharta Wardhana Hakim, memastikan optimalisasi aset BUMD terus berjalan. Salah satu fokus utamanya adalah pemanfaatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) KEK MBTK untuk memenuhi kebutuhan air bersih industri dan warga sekitar.
Gubernur Rudy Mas’ud menekankan bahwa kesiapan infrastruktur dasar adalah harga mati bagi sebuah Proyek Strategis Nasional (PSN).
“KEK MBTK bukan sekadar kawasan industri, tapi pintu gerbang logistik internasional. Sinergi seluruh pemangku kepentingan harus diperkuat agar manfaatnya nyata bagi masyarakat,” tegas Gubernur Rudy.
BACA JUGA
