Kebakaran Pasar Sepinggan Balikpapan Hanguskan 230 Kios, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Musibah kebakaran di Pasar Sepinggan Balikpapan yang menghanguskan ratusan kios.(Foto:Ist/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sepinggan di Jalan Sepinggan Baru, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat (31/7/2026). Sedikitnya 230 petak kios hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa yang menjadi salah satu kebakaran pasar terbesar di Kota Balikpapan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 06.50 Wita. Kobaran api dengan cepat membesar karena kondisi bangunan kios yang berdempetan dan sebagian besar menggunakan material yang mudah terbakar. Angin yang bertiup di lokasi juga mempercepat penyebaran api ke deretan kios lainnya.

Petugas gabungan dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, relawan, serta berbagai unsur terkait langsung dikerahkan ke lokasi. Selama lebih dari tiga jam mereka berjibaku memadamkan kobaran api sekaligus mencegahnya merambat ke permukiman warga dan bangunan lain di sekitar pasar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.55 Wita. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Hingga proses pemadaman selesai, fokus kami adalah memastikan api benar-benar padam dan situasi aman. Selanjutnya dilakukan pendataan bersama instansi terkait terhadap kios yang terdampak maupun kebutuhan para korban,” ujar Usman Ali.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan sementara hingga pukul 11.30 Wita, terdapat sekitar 230 petak kios yang terdampak kebakaran. Namun angka tersebut masih bersifat sementara karena proses verifikasi bersama pengelola pasar dan instansi terkait masih terus berlangsung.

“Data ini masih akan kami sinkronkan. Kemungkinan masih ada perubahan setelah seluruh proses pendataan di lapangan selesai,” katanya.

Suasana Haru Pedagang

BPBD juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Meski demikian, kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah mengingat ratusan kios beserta barang dagangan milik pedagang hangus terbakar dan banyak yang tidak sempat diselamatkan.

Di lokasi kejadian, suasana haru menyelimuti para pedagang. Sebagian berusaha menyelamatkan barang yang masih tersisa dari puing-puing kebakaran, sementara lainnya hanya dapat menyaksikan kios yang selama bertahun-tahun menjadi sumber mata pencaharian mereka berubah menjadi arang.

Pemerintah Kota Balikpapan bersama BPBD kini memprioritaskan pendataan terhadap seluruh pedagang terdampak sekaligus menginventarisasi kebutuhan mendesak yang diperlukan pascakebakaran. Koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan bagi para korban.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang. Tim kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah lokasi dinyatakan benar-benar aman dan proses pendinginan selesai.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya peningkatan mitigasi kebakaran di kawasan pasar tradisional. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi yang memadai, hingga peningkatan kesadaran pedagang terhadap potensi bahaya kebakaran menjadi langkah yang perlu terus diperkuat.

Di balik musibah yang menghanguskan ratusan kios tersebut, semangat gotong royong mulai terlihat dari berbagai pihak yang turut membantu para pedagang. Harapannya, dukungan pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya dapat mempercepat proses pemulihan sehingga para pedagang dapat kembali bangkit dan menjalankan usahanya.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses