Kaltim Sabet Penghargaan Provinsi Akselerasi Digital 2026: Internet Desa Gratis Jangkau 803 Desa

Apresiasi Konektivitas Digital Tahun 2026 yang digelar detik.com di The Sultan Hotel Jakarta, Jumat (17/4/2026) Kaltim meraih penghargaan sebagai Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital
Apresiasi Konektivitas Digital Tahun 2026 yang digelar detik.com di The Sultan Hotel Jakarta, Jumat (17/4/2026) Kaltim meraih penghargaan sebagai Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital (foto : Pemprov)

JAKARTA, Inibalikpapan.com — Provinsi Kalimantan Timur kembali membuktikan taringnya di kancah nasional. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim resmi dianugerahi penghargaan sebagai Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital dalam ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang berlangsung di The Sultan Hotel Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam acara yang dihadiri langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Kaltim dinilai sukses menjadi garda terdepan dalam mendorong pemerataan infrastruktur digital hingga ke pelosok desa.

Keberhasilan Program Internet Desa Gratis (Gratispol)

Capaian membanggakan ini tidak lepas dari keberlanjutan Program Gratispol, sebuah inisiatif strategis yang diluncurkan sejak April 2025. Salah satu pilar utamanya adalah penyediaan internet desa gratis yang kini telah dirasakan manfaatnya secara luas.

Data menunjukkan progres luar biasa dari program ini:

  • Jangkauan Saat Ini: Telah menyasar 803 desa dari total 841 desa di seluruh Kaltim.
  • Target 2026: Sisa 38 desa ditargetkan tuntas terjangkau jaringan internet tahun ini.
  • Keberlanjutan: Pemprov Kaltim memastikan program ini akan terus berjalan dan dikembangkan hingga tahun 2029.

Perkuat Literasi Digital

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyambut baik apresiasi nasional ini. Namun, ia mengingatkan bahwa penyediaan infrastruktur hanyalah langkah awal. Kunci keberhasilan sesungguhnya terletak pada bagaimana masyarakat memanfaatkan teknologi tersebut.

“Terus perkuat literasi digital agar program internet desa ini benar-benar memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pesan Rudy Mas’ud.

Penghargaan yang diterima oleh Plt Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Andi Muhammad Ishak, ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Kaltim dalam memperkecil kesenjangan informasi antara masyarakat perkotaan dan pedesaan.

Menteri Komdigi: Ruang Apresiasi Kolaborasi

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa ajang ini adalah ruang untuk menghargai kontribusi nyata institusi dalam memperluas literasi digital di Tanah Air. Ia mengapresiasi langkah kolaboratif Kaltim yang mampu mewujudkan perubahan nyata bagi kemajuan Indonesia di era transformasi digital.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kaltim kini fokus tidak hanya pada perluasan jangkauan, tetapi juga peningkatan kualitas jaringan agar internet desa dapat digunakan untuk mendukung layanan publik, pendidikan, hingga UMKM lokal. / pemprov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses