Lebaran Anak Yatim 10 Muharam, Wali Kota Balikpapan Ajak Perkuat Budaya Berbagi
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Peringatan Lebaran Anak Yatim (Idul Yatama) 10 Muharam 1448 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kota Balikpapan untuk mengajak masyarakat memperkuat budaya berbagi dan kepedulian terhadap anak-anak yatim.
Momentum tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan kota yang ramah anak sekaligus memperluas perlindungan sosial bagi generasi penerus.
Ajakan itu disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melalui sambutan yang dibacakan dalam kegiatan santunan anak yatim yang diselenggarakan Baznas Kota Balikpapan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (27/6).
Dalam sambutannya, Rahmad memberikan apresiasi kepada Baznas Kota Balikpapan yang dinilai konsisten menjalankan amanah umat melalui berbagai program sosial, termasuk penyaluran santunan kepada anak-anak yatim setiap peringatan 10 Muharam.
Menurutnya, Lebaran Anak Yatim tidak hanya menjadi tradisi keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan memastikan anak-anak yatim memperoleh hak yang sama dalam pendidikan, perlindungan, serta kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.
“Momentum ini harus menjadi penguat semangat kepedulian sosial sekaligus membangun budaya berbagi di tengah masyarakat. Anak-anak yatim memiliki hak yang sama untuk tumbuh, memperoleh pendidikan yang layak, serta meraih cita-cita mereka,” ujar Rahmad.
Ia menegaskan, komitmen tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Balikpapan dalam membangun kota yang ramah anak. Menurutnya, seluruh anak berhak tumbuh di lingkungan yang aman, memperoleh pendidikan berkualitas, serta mendapatkan dukungan sosial yang memadai agar dapat berkembang secara optimal.
Rahmad juga menyampaikan penghargaan kepada para muzaki, donatur, serta masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kota Balikpapan. Kontribusi tersebut dinilai menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim.
Lebih lanjut, ia berharap Baznas terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan, dunia usaha, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Nilai kepedulian, kebersamaan, dan ukhuwah harus terus dipelihara. Dengan gotong royong dan kepedulian sosial, kita dapat membangun Balikpapan sebagai kota yang nyaman bagi semua serta memberikan harapan yang lebih baik bagi generasi penerus,” tutupnya.
Peringatan Lebaran Anak Yatim tahun ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran santunan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, Baznas, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat perlindungan terhadap anak-anak yatim.
Diharapkan, semangat berbagi yang tumbuh pada 10 Muharam dapat terus menjadi budaya yang memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak yatim di Kota Balikpapan.
Penulis : Samsul
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
