Lebaran Haji 2026 Makin Dekat, Penjualan Sapi Kurban di Balikpapan Menggeliat

Penjualan sapi kurban di Balikpapan mulai menggeliat jelang Idul Adha 1447 Hijriah. Sejumlah lapak di kota ini sudah dipenuhi sapi, dengan harga tertinggi mencapai Rp30 juta per ekor. (Foto: Samsul/Inibalikpapan)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Penjualan sapi kurban di Balikpapan mulai menggeliat jelang Idul Adha 1447 Hijriah. Sejumlah lapak di kota ini sudah dipenuhi sapi, dengan harga tertinggi mencapai Rp30 juta per ekor.

Pantauan di kawasan Jalan Patimura, Batu Ampar, Balikpapan Utara, menunjukkan aktivitas jual beli mulai ramai. Warga mulai berburu hewan kurban lebih awal untuk menghindari lonjakan harga mendekati hari raya.

Iron, salah satu pedagang, mengatakan saat ini ia baru menyediakan sekitar 30 ekor sapi, sebagian besar didatangkan dari Gorontalo dan Sulawesi Utara. “Kalau permintaan terus naik, kami tambah stok lagi pertengahan bulan,” ujarnya, Jumat (2/5/2026).

Sapi Sudah Dicek, Ada Label dan Barcode

Soal kesehatan, pedagang memastikan sapi yang dijual sudah melalui pemeriksaan resmi. Hewan yang dinyatakan layak kurban diberi tanda khusus berupa label kuning.

Beberapa sapi bahkan sudah dilengkapi barcode untuk melacak asal-usul dan riwayat kesehatannya. “Dengan tanda ini, pembeli lebih yakin sapi yang dipilih benar-benar sehat,” jelas Iron.

Harga sapi kurban tahun ini mengalami kenaikan ketimbang tahun lalu, namun masih dianggap wajar oleh pedagang.

Untuk sapi ukuran besar dengan estimasi daging 180–200 kilogram, harga bisa mencapai Rp30 juta. Sementara ukuran lebih kecil tersedia dengan harga lebih terjangkau.

Melimpahnya pasokan dari luar daerah membuat persaingan antar pedagang semakin ketat. Meski begitu, Iron tetap optimis penjualan tahun ini bisa tembus lebih dari 100 ekor hingga Idul Adha.

Meningkatnya minat masyarakat berkurban juga menjadi sinyal positif bagi perputaran ekonomi lokal, terutama bagi pedagang musiman dan pelaku usaha ternak di Balikpapan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses