Sinopsis ‘Para Perasuk’ Karya Wregas Bhanuteja, Perjuangan Menyelamatkan Mata Air Suci di Desa
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com -Film terbaru garapan Wregas Bhanuteja, Para Perasuk, menghadirkan kisah yang berakar kuat pada tradisi lokal, sekaligus menyentuh konflik tentang identitas, ambisi, dan masa depan sebuah desa.
Mengutip IMDB, cerita berpusat di Desa Latas, kawasan pinggiran yang terkenal dengan tradisi pesta kesurupan atau ritual trance yang telah mereka wariskan turun-temurun. Tradisi ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bagian penting dari kehidupan sosial sekaligus spiritual warga.
Di desa ini, terdapat sebuah mata air suci yang menjadi sumber utama dalam ritual pemanggilan roh. Namun, keberadaan mata air tersebut terancam hilang karena rencana penggusuran.
Di tengah situasi itu, Bayu muncul sebagai sosok yang ingin mengambil peran lebih besar. Ia bertekad menjadi pawang utama dalam ritual kesurupan, dengan harapan bisa menggelar acara besar untuk mengumpulkan dana demi menyelamatkan mata air suci tersebut.
Ambisi Bayu tidak hanya soal menjadi pusat perhatian, tetapi juga bentuk kepeduliannya terhadap masa depan desa yang ia cintai. Namun perjalanan menuju posisi tersebut tidak mudah.
Dalam prosesnya, Bayu mulai menyadari bahwa menjadi pawang bukan hanya soal keinginan atau ambisi pribadi. Ada dimensi spiritual, tanggung jawab, dan pengorbanan yang harus dipahami lebih dalam.
Konflik semakin terasa ketika ia mereka berhadapan pada kenyataan bahwa menyelamatkan desa tidak cukup hanya dengan satu acara besar atau tekad pribadi. Ada dinamika yang lebih kompleks, termasuk hubungan antarwarga, tradisi yang mulai tergerus, hingga tekanan perubahan zaman.
Film ini tidak hanya menyajikan cerita tentang ritual dan budaya. Tetapi juga menggambarkan pergulatan batin seorang anak muda yang mencoba menjaga warisan leluhur di tengah ancaman modernisasi.
Menghadirkan aktor Angga Yunanda, Maudy Ayunda, dan Anggun, film ini menghadirkan nuansa emosional sekaligus visual yang kuat. Ini merupakan khas gaya penceritaan Wregas Bhanuteja.
Lewat kisah Para Perasuk, penonton diajak melihat bagaimana tradisi, identitas, dan masa depan saling bertabrakan. Serta pertanyaan penting tentang sejauh mana seseorang harus berjuang untuk mempertahankan apa yang dianggap sakral.***
BACA JUGA
