Mariano Peralta: Peluang Juara Kecil, Tapi Kami Berjuang Sampai Mati di Segiri
SAMARINDA, Inibalikpapan.com — Skuad Borneo FC Samarinda menolak menyerah sebelum perang usai. Menatap laga penutup pekan ke-34 Super League musim 2025/2026 kontra Malut United FC di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (23/5/2026) sore ini, ruang ganti Pesut Etam justru diselimuti optimisme membara.
Kendati nasib merengkuh takhta juara tidak sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri, para penggawa tim kebanggaan publik Benua Etam ini berjanji akan menguras keringat hingga tetes terakhir.
Peralta: Borneo FC Sangat Layak Angkat Trofi Juara!
Winger lincah asal Argentina, Mariano Peralta, menegaskan bahwa seluruh elemen tim memiliki satu visi yang sama dengan pelatih Fabio Lefundes: haram membuang asa selama peluit akhir musim belum dibunyikan.
Borneo FC wajib mengamankan tiga poin penuh atas Malut United sore ini, sembari berharap mukjizat datang dari Bandung, yakni Persib tumbang di tangan Persijap Jepara.
“Seperti yang sudah disampaikan oleh pelatih, kami tahu peluang juara kami mungkin kecil karena bergantung pada hasil tim lain. Namun, sekecil apa pun peluang itu, kami akan berjuang habis-habisan sampai selesai kompetisi. Borneo FC sangat layak berada di titik ini karena konsistensi kerja keras kami sepanjang musim,” seru Peralta, Sabtu (23/5/2026), dikutip dari laman ileague.
Sepanjang musim 2025/2026, Pesut Etam memang menjelma menjadi salah satu poros kekuatan paling menakutkan dan stabil. Tampil agresif, produktif, dan memiliki mentalitas baja di berbagai situasi sulit, membuat para pemain merasa perjuangan panjang selama berbulan-bulan ini pantas dihargai dengan klimaks yang indah di pekan terakhir.
Atmosfer Neraka Segiri Siap Terkam Malut United
Laga sore nanti dipastikan akan berjalan dengan intensitas tinggi dan sarat tekanan sejak menit pertama. Malut United datang bukan untuk bersenang-senang; mereka juga mengusung misi krusial mencuri poin demi mengamankan posisi terbaik di tabel klasemen akhir.
Namun, Malut United harus bersiap menghadapi tekanan ganda. Selain agresivitas taktik Borneo FC, mereka akan diteror oleh atmosfer magis Stadion Segiri yang diprediksi bakal sesak dipadati belasan ribu suporter Pusamania yang datang membawa energi, doa, dan harapan juara.
“Kami harus memberikan performa maksimal 100 persen di lapangan. Ini laga kandang terakhir, di depan publik sendiri. Kami tidak akan bermain aman, kami akan menyerang untuk menang,” tuntas Peralta.
BACA JUGA
