Ogah Pikir Rekor Top Skorer, David da Silva Fokus Gedor Jala Borneo FC Demi Harga Diri Malut United FC
SAMARINDA, Inibalikpapan.com — Panggung pekan pamungkas BRI Super League musim 2025/2026 tidak hanya menjadi ajang penentuan takhta juara bagi Borneo FC Samarinda.
Di kubu tim tamu, Malut United FC memiliki senjata pemusnah massal dalam diri David da Silva (DDS), striker haus gol asal Brasil yang saat ini berdiri di ambang penghargaan sepatu emas sebagai pencetak gol terbanyak kompetisi kasta tertinggi nasional.
Bentrokan seru yang mempertemukan ketajaman DDS dengan kokohnya barisan pertahanan Pesut Etam akan tersaji di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (23/5/2026) sore ini.
Pimpin Perburuan Sepatu Emas: Unggul Jauh dari Alex Martins dan Peralta
Hingga pekan ke-33 bergulir, kualitas David da Silva sebagai salah satu predator kotak penalti paling mematikan di tanah air tidak perlu diragukan lagi. Mantan mesin gol Persebaya Surabaya ini telah melesakkan 23 gol dari 32 pertandingan yang telah dijalaninya sepanjang musim.
Catatan impresif tersebut membuat posisinya di puncak daftar top skorer sementara terbilang sangat aman. DDS unggul empat gol atas ujung tombak Dewa United Banten FC, Alex Martins (19 gol), serta berjarak lima gol dari juru gedor andalan tuan rumah Borneo FC, Mariano Peralta (18 gol).
Kendati trofi sepatu emas sudah berada di depan mata, penyerang plontos ini enggan jemawa dan memilih mengesampingkan ego pribadi demi misi kolektif klub.
“Target pribadi tentu ada, tetapi fokus mutlak saya saat ini adalah menampilkan performa terbaik di lapangan demi membantu Malut United meraih hasil maksimal. Manajemen memilih saya sebagai penyerang, dan sudah menjadi tugas alamiah seorang striker untuk mencetak gol bagi timnya,” tegas DDS, Sabtu (23/5/2026), dikutip dari laman ilegue.
Abaikan Badai Absen Pilar Inti, DDS Siap Eksekusi Game Plan
Seperti diketahui, Laskar Kie Raha mendarat di Samarinda dengan kekuatan pincang akibat absennya sederet nama beken seperti Ciro Alves, Duo Sayuri, hingga Tyronne del Pino. Namun, bagi DDS, situasi darurat tersebut bukan alasan bagi timnya untuk bermain pasif dan inferior di hadapan belasan ribu suporter Pusamania.
Ia menyadari penuh Borneo FC akan tampil kesetanan sejak menit awal guna mengejar peluang juara yang tipis. Tambahan poin di Segiri juga krusial bagi Malut United untuk menyalip Persebaya Surabaya di peringkat ke-4 klasemen akhir.
“Kami membawa skuad yang siap bekerja keras dan menjalankan game plan yang sudah dirancang matang oleh pelatih Hendri Susilo. Saya tidak mau memikirkan hasil pertandingan tim lain di Bandung (Persib). Fokus saya 100 persen hanya untuk kemenangan Malut United sore ini,” pungkas bomber berusia 36 tahun tersebut.
BACA JUGA
