Pelatihan Satpam Gada Pratama Buka Peluang Kerja bagi Warga Balikpapan
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pelatihan Satpam Gada Pratama di Balikpapan membuka peluang baru bagi warga yang ingin lebih siap masuk dunia kerja. Melalui program yang didukung Pemerintah Kota Balikpapan, peserta dibekali kompetensi, disiplin, dan legalitas sebagai modal menjadi tenaga keamanan profesional.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Balikpapan, Elyzabeth E.R.L. Toruan, mengatakan pelatihan tersebut tidak hanya mengajarkan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi langkah nyata meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Balikpapan dan PT Berlian Putra Reksindo yang telah menghadirkan program pendidikan dan pelatihan ini,” ujarnya saat membuka Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama di Balikpapan, Minggu (13/9/2026).
Menurutnya, sertifikasi dan pembekalan sejak awal menjadi bekal penting bagi peserta sebelum memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Pelatihan ini bukan hanya meningkatkan keterampilan dan kompetensi peserta, tetapi juga memberikan bekal profesional untuk memasuki dunia kerja,” katanya.
Profesi Satpam Butuh Kompetensi dan Legalitas
Elyzabeth menegaskan profesi satuan pengamanan bukan sekadar menjaga lingkungan kerja. Seorang satpam dituntut memiliki kemampuan menjaga keamanan dan ketertiban, kondisi fisik yang prima, mental yang kuat, serta legalitas sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, seluruh rangkaian pelatihan dirancang agar peserta memahami tanggung jawab profesi sekaligus siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh.
“Manfaatkan kesempatan berharga ini dengan sebaik-baiknya. Ikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin yang tinggi,” pesannya.
Pemkot Balikpapan berharap para peserta tidak hanya lulus dengan sertifikat, tetapi juga mampu menjadi tenaga pengamanan yang profesional dan siap berkontribusi menjaga keamanan di berbagai lingkungan kerja.
Program Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama menjadi salah satu upaya Pemkot Balikpapan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi warga di tengah kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang di kota penyangga IKN tersebut.
Peserta Dibekali Kompetensi dan Legalitas Kerja
Pelatihan satuan pengamanan (satpam) di Balikpapan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga menjadi salah satu upaya membuka akses kerja bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.
Direktur PT Berlian Putra Reksindo, Afandi Haris Raharjo, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai seorang satpam.
Menurut Afandi, pelaksanaan pelatihan mengacu pada ketentuan kepolisian yang menetapkan pendidikan satpam selama 14 hari. Namun, khusus pelaksanaan di wilayah Kalimantan Timur, pelatihan dilakukan selama tujuh hari berdasarkan kesepakatan dengan pihak pembina.
“Dalam tujuh hari itu peserta dibekali keterampilan dan kemampuan, seperti penggunaan tongkat dan borgol, baris-berbaris, hingga cara berkomunikasi,” ujar Afandi.
Materi diberikan oleh instruktur yang telah memiliki kompetensi di bidangnya.. Dalam pelaksanaannya, PT Berlian Putra Reksindo juga bekerja sama dengan Polda Kalimantan Timur untuk memastikan proses pembekalan berjalan sesuai ketentuan.
Pelatihan bagi 100 peserta tersebut dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan. Lokasi itu dipilih karena dinilai memiliki fasilitas yang mendukung kegiatan pendidikan dan pelatihan, mulai dari lapangan, area olahraga, hingga ruang kelas.
Afandi mengatakan pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan pengelola Asrama Haji Embarkasi Balikpapan sehingga kebutuhan administrasi dan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Legalitas Jadi Aspek Penting
Lebih dari sekadar pelatihan, Afandi menyebut legalitas menjadi salah satu aspek penting yang diperoleh peserta setelah menyelesaikan pendidikan. Peserta yang memenuhi ketentuan akan mendapatkan sertifikasi berupa ijazah dan Kartu Tanda Anggota (KTA).
Legalitas tersebut menjadi bekal penting ketika peserta hendak memasuki dunia kerja sebagai satpam. Dengan memiliki sertifikasi dan KTA, calon tenaga pengamanan memiliki bukti kompetensi serta memenuhi persyaratan administratif untuk bekerja secara resmi.
“Yang membedakan adalah legalitasnya. Ketika mereka sudah mempunyai legalitas, mereka bisa bekerja dengan baik dan memenuhi persyaratan administrasi untuk bekerja sebagai seorang satpam,” katanya.
Untuk memperluas peluang kerja, PT Berlian Putra Reksindo tidak hanya menyelenggarakan pelatihan, tetapi juga memiliki izin sebagai penyedia tenaga kerja. Perusahaan tersebut menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra yang membutuhkan tenaga pengamanan.
Pelatihan serupa, kata Afandi, secara rutin dilaksanakan di sejumlah wilayah di Kalimantan Timur, seperti Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Timur, dan Paser.
“Selain men-support di tempat kita sendiri, kita juga dapat menyalurkan mereka ke tempat-tempat lain yang membutuhkan pekerjaan sebagai seorang satpam,” ujar Afandi.
Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada pemberian keterampilan, tetapi berlanjut hingga membuka kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan peserta.***
Penulis: Samsul
Editor: Rizki
BACA JUGA
