Pasar Murah Diserbu Warga, Stok Sejumlah Komoditas Cepat Habis di Balikpapan

BALIKPAPAN,Inubalikpapan.com – Pasar murah di Kota Balikpapan kembali mendapat sambutan tinggi dari masyarakat. Sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut bahkan cepat habis setelah warga berdatangan untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kegiatan pasar murah menjadi salah satu upaya mendukung pengendalian inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Penyediaan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah perubahan harga sejumlah komoditas pangan di pasaran.

Direktur Utama Perumda Manuntung Sukses, Andi Sangkuru, mengatakan kegiatan pasar murah merupakan bentuk dukungan terhadap langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi.

“Tujuannya untuk mengendalikan inflasi. Namanya pasar murah, memberikan komoditas pangan dengan harga yang terjangkau,” kata Andi saat ditemui dalam kegiatan tersebut, Minggu (13/9/2026).

Dalam kegiatan itu, sejumlah bahan kebutuhan pokok disiapkan untuk masyarakat. Stok yang tersedia antara lain gula sebanyak 38 pak, beras 12 pak, telur 13 piring, minyak goreng 35 unit, serta beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 55 unit.

Harga Lebih Murah

Namun, tingginya antusiasme masyarakat membuat beberapa komoditas tersebut cepat habis. Warga terlihat memanfaatkan kesempatan pasar murah untuk memperoleh kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih ringan.

Andi mengakui, stok sejumlah komoditas tidak bertahan lama setelah kegiatan dimulai.

“Buktinya, jam berapa saja sudah habis. Saya tidak tahu apakah karena antusias masyarakat atau memang barangnya yang sedikit,” ujarnya.

Menurut Andi, kondisi tersebut setidaknya menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau masih cukup tinggi. Pasar murah pun dinilai memiliki peran penting, terutama untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar.

Selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan keterjangkauan harga. Komoditas pangan menjadi salah satu perhatian dalam pengendalian inflasi karena perubahan harganya dapat langsung memengaruhi pengeluaran rumah tangga.

Karena itu, kegiatan pasar murah diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Kolaborasi pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, dan pihak terkait diperlukan untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.

Dengan semakin mudahnya akses masyarakat terhadap bahan pangan, pasar murah diharapkan dapat ikut menjaga daya beli sekaligus mendukung stabilitas ekonomi masyarakat Balikpapan.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses