Pemkot Ajukan Tambahan Ratusan Tenaga Guru dan Tenaga Kesehatan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kekuarangan sumber daya manusia di lingkungan pemerintah kota masih tinggi terutama tenaga kesehatan dan guru. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balikpapan pada 2018 ini mengajukan 757 tambahan ASN dari berbagai formasi kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kepala BKPSMD Balikpapan, Robi Ruswanto mengatakan dari ratusan tenaga ASN yang dibutuhkan didominasi tenaga kesehatan dan guru.

“Tahun 2018 ini, kami mengajukan tambahan kebutuhan formasi ASN sebanyak 757 orang. Tapi belum ada jawaban dan ini sedang diproses di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Jadi kami tinggal menunggu informasinya,” ungkapnya (26/2/2018).

“Ada juga formasi jabatan teknis fungsional. Tapi lihat nanti lah saat ini kami sesuaikan dengan kebutuhan secara nasional yang banyak membutuhkan tenaga kesehatan dan guru,” sambungnya.

Jumlah 757 itu menurutnya usulan pemkot kepada pemerintah pusat. Nantinya akan diputuskan oleh Kementerian PAN dan Reformas Birokrasi setelah dilakukan evaluasi dan pengecakan di lapangan. “Tergantung pusat mau dikasih berapa di Balikpapan. Nanti ada jawaban, lalu mereka (KemenPAN-RB) supervisi ke lapangan,” ucapnya.

Jika usulan penambahan ASN dipenuhi dengan formasi yang ada, barulah pemkot melakukan perekrutan ASN (CPNS).
Tes CPNS ini menggunakan metode yang sudah baku yakni system CAT (Computer Assisted Tes) yang dilakukan secara online. “System tes ya CAT CPS. Jadi tesnya pake Komputer bukan manual lagi,” ujarnya.

Comments

comments

Baca juga ini :  Update 31 Maret 2021 : Bertambah 200 Kasus Positif Covid-19 di Kaltim, 3 Kasus Kematian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.