Pemkot Balikpapan Lantik 55 Pejabat Fungsional dan Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026

Kepala BKPSDM Kota Balikpapan, Purnomo
Kepala BKPSDM Kota Balikpapan, Purnomo (foto : Inibalikpapan/Samsul)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan kembali memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dengan melantik 55 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam jabatan fungsional. Langkah ini menjadi bagian dari reformasi birokrasi sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Pelantikan dipimpin Kepala BKPSDM Kota Balikpapan, Purnomo. Para pejabat yang dilantik merupakan CPNS hasil rekrutmen 2025 yang kini resmi menempati jabatan fungsional sesuai kompetensinya.

Penguatan Profesionalisme ASN

Purnomo menjelaskan, pelantikan merupakan tahapan wajib bagi ASN yang pertama kali menduduki jabatan fungsional. Sementara untuk kenaikan jenjang, seperti dari ahli pertama ke ahli muda atau madya, tidak memerlukan pelantikan ulang kecuali terjadi perubahan jenis jabatan.

“Pelantikan ini menjadi awal penguatan profesionalisme ASN di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. Mereka diharapkan mampu bekerja sesuai kompetensi dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagian besar pejabat yang dilantik berasal dari rumpun tenaga administrasi dan telah bertugas hampir satu tahun di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Jabatan Fungsional Kian Strategis

Pemerintah menilai peran jabatan fungsional semakin penting karena berfokus pada keahlian, kompetensi, dan spesialisasi pekerjaan. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, penguatan SDM aparatur menjadi kebutuhan mendesak.

Usulan 1.000 Formasi CPNS 2026

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Balikpapan mengusulkan sekitar 1.000 formasi CPNS untuk tahun 2026. Usulan tersebut saat ini masih dalam tahap evaluasi oleh Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian PAN-RB.

Menurut Purnomo, persetujuan formasi akan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah, termasuk batas maksimal belanja pegawai.

“Belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen dari total APBD. Jika kondisi fiskal memungkinkan, peluang tambahan formasi tentu lebih terbuka,” jelasnya.

Seleksi CPNS Diprediksi Mulai Akhir Tahun

Mengacu pada pola sebelumnya, proses seleksi CPNS 2026 diperkirakan berlangsung pada September hingga Oktober mendatang. Tambahan formasi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan aparatur di sektor-sektor strategis, terutama pelayanan dasar masyarakat.

Pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol awal tanggung jawab baru para pejabat fungsional dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses